BI Sosialisasi Upal Di Pulau Rupat

Anonim
Senin, 02 September 2019 - 18:52
kali dibaca
Doc.apkabar
Mediaapakabar.com- Tim Ekspedisi Kas Keliling Kepulauan Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T) Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara, tiba di Pulau Rupat yang juga merupakan pulau terluar di Indonesia. Di pulau ini tim memberikan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah guna mengantisipasi terjadinya peredaran uang palsu (Upal).

Tim Ekspedisi Kas Keliling Kepulauan 3T yang menggunakan kapal KRI Lemadang 632 dengan Kapten Kapal Mayor Laut (P) Pungki Kurniawan, tiba di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Senin (2/9/2019) sekira pukul 12:00 wib, setelah melakukan perjalanan panjang dari Pulau Berhala, Sumatera Utara pada, Minggu (1/9/2019) sekira pukul 17:00 wib.

Kepala Rombongan Syamsul Bakti dan dikawal anggota TNI AL bergerak menuju SMA Negeri 1 Rupat. Syamsul Bakti mengatakan, kehadiran Bank Indonesia di pulau terluar ini dan memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah untuk mengantisipasi terjadinya peredaran uang palsu. Apalagi di pulau yang terletak di Selat Malaka ini sangat rawan terjadinya peredaran uang palsu.

"Pulau Rupat ini termasuk di Selat Malaka, kecenderungan terjadi peredaran uang palsu di tengah laut. Makanya kita hadir di sini memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat terutama generasi muda, supaya dapat membedakan uang rupiah asli dan uang rupiah palsu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pulau Rupat, Mimi Amriza menyampaikan terimakasih atas kehadiran BI yang telah memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian rupiah, terutama kepada anak-anak didik, serta para guru. Karena ini sebagai suatu pembelajaran dan pengetahuan bagi siswa untuk membedakan uang asli dan uang palsu.

"Apalagi di sini merupakan daerah perairan, tentunya banyak dimanfaatkan untuk peredaran uang palsu. Jadi dengan adanya sosialisasi keaslian rupiah dari BI kepada kami ini, kami tidak bisa ditipu lagi dengan uang palsu," ujar kepala sekolah.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan BI kepada SMAN 1 Rupat ini, berupa peralatan olahraga dan seni, semoga berguna dan bermanfaat bagi siswa di sekolah tersebut dan lebih semangat untuk belajar.

"Semoga BI terus maju memberikan sosialisasi tentang uang rupiah ke pulau-pulau terluar lainnya agar masyarakat lain juga tidak bisa ditipu kalau diberi uang palsu," harapnya. (abi)
Share:
Komentar

Berita Terkini