![]() |
| Ist |
"Untuk meredam hal ini, kita meliburkan seluruh aktivitas di Fakultas Teknik sejak hari ini sampai minggu. Senin (10/9) mahasiswa akan beraktivitas seperti biasa," kata Kepala Humas USU, Elvi Sumanti, saat dilansir dari Analisa Daily, Jumat (6/9/2019).
Elvi menuturkan, pihak kampus langsung melakukan mediasi dipimpin sejumlah Wakil Rektor USU bersama pihak dekanat Fakultas Teknik dan sejumlah perwakilan mahasiswa yang terlibat bentrok.
"Mediasi dilakukan Wakil Rektor 1 USU dengan dihadiri Wakil Rektor 4 dan 5 serta Dekan dan para Wakil Dekan Teknik, Kapolsek Medan Baru, dan perwakilan mahasiswa," tuturnya.
Evi mengungkapkan, dari hasil mediasi yang dilakukan, kedua kubu mahasiswa yang bentrok menyatakan damai dan tidak akan mengulangi aksi serupa, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan.
"Setelah mereka kita mediasi, keduanya sudah menyatakan damai," ungkapnya.
Dalam bentrok yang terjadi, mahasiswa yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit USU. Seluruh biaya perobatan yang luka luka akan ditanggung USU.
Bentrokan antara kedua kelompok mahasiswa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa itu berawal saat mahasiswa jurusan Teknik Mesin konvoi keliling kampus untuk merayakan keluarnya baju jurusan yang telah mereka dapat.
Saat berada di depan Teknik Sipil, para mahasiswa baru dari Teknik Mesin ini kemudian menggeber-geber kendaraan hingga menimbulkan ketidaksenangan dari sebagian mahasiswa yang berkumpul.(ni)
