![]() |
| Ist |
“Sudah nyala semua sekitar pukul 13.30 WIB. Jadi saya rasa seharusnya sudah nyala ini. Dan, ini akibat beberapa daerah juga sedang dilakukannya perintisan pohon. Ketika pohon itu di hembus angin kabel-kabel kita jadi menyatu menyebabkan pemadaman tadi tadi kawan-kawan sedang perbaiki,” katanya, Rabu (21/8/2019) malam.
Untuk itu, Rudi mohon bantuan dan kerjasamanya pada masyarakat apabila ada pohon-pohon di sekitar rumah masyarakat/pelanggan yang menyentuh jaringan agar dilaporkan ke PLN segera.
“Agar dilaporkan segera ke PLN sehingga menghindari pemadaman lebih lanjut,” sebutnya.
Sementara, terkait perintisan pohon pihaknya tidak bisa memprediksi sebab untuk pemotongan pohon ini harus izin juga sama yang punya pohon (masyarakat).
“Nggak bisa sembarangan juga. Maka, kita himbau juga pada pemilik pohon bahwa kita (PLN) akan melakukan perintisan. Namun kendalanya pohon-pohon ini juga banyak di luar kota dan ini jadi perhatian juga,” terangnya seraya berkata atas hal ini PLN melakukan permohonan maaf dengan pemadaman ini.
Tetapi, bila dari sisi pasokan listrik, Rudi mengatakan sudah siap dan PLN masih punya cadangan 400 MW lagi. Hanya saja dengan jaringan melalui saluran udara ini masih rawan dengan gangguan alam seperti cuaca ekstrim, angin kencang.
“Hewan juga bisa mengganggu jaringan sehingga menyebabkan pemadaman yang tidak kita inginkan. Jadi bila ada pohon-pohon yang sudah rimbun bisa lapor ke kita biar kita yang tebang dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya.(ni)
