![]() |
| Ist |
Dilansir dari Kita Kini, Jumat (23/8/2019) pelaku melihat korban sedang berada dekat lokasi pasar atau pajak yang berada di Pasar 3. Melihat korban, pelaku pun langsung mendekatinya dan mengajaknya naik keatas betor yang dikendarainya. Dalam perjalanan pelaku mengajak korban bercerita sambil membawanya ke arah gudang kosong.
Salah seorang warga setempat berinisial A curiga melihat ulah pelaku dan memberanikan diri membuntuti pelaku.
Setibanya di dalam gudang, pelaku kemudian memaksa korban membuka pakaiannya dan dituruti oleh korban. A, yang sudah mengintip dan melihat ulah pelaku tersebut langsung berlari ke pemukiman warga guna mencari bantuan.
Warga sekitar yang mendengar cerita A, langsung berlari menuju lokasi. Pelaku yang mengetahui niat bejatnya diketahui warga, langsung berlari ke arah semak-semak dan bersembunyi di balik pohon sawit. Namun nahas, usaha pelaku untuk bersembunyi diketahui warga.
Setelah pelaku berhasil ditangkap, pelaku langsung dihajar warga hingga babak belur. Orang tua korban begitu mendapat informasi putrinya hendak diperkosa, langsung bergegas menuju lokasi. Tiba di lokasi, ibu korban langsung mendekati pelaku dan memarahinya.
Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi ada orang dihajar massa, langsung meluncur ke lokasi guna mengamankan pelaku.
Peristiwa percobaan pemerkosaan terhadap gadis difabel tersebut dibenarkan pihak Polsek Percut Sei Tuan. Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay membenarkan kejadian itu dan mengatakan sudah mengamankan tersangka.
Sementara itu, keluarga korban yang tidak terima dengan peristiwa tersebut telah membuat laporan resmi ke mapolsek Percut Sei Tuan.(ni)
