Ketua KPK Minta Serius Pembenahan Partai dan Sistem Pemilu/Pemilukada Cegah Korupsi

Anonim
Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:38
kali dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Presiden Jokowi dalam pidatonya mengingatkan penegak hukum kasus korupsi agar tidak melulu banyaknya kasus dan penindakan oleh lembaga penegak hukum sebagai tolak ukur keberhasilan. Namun jumlah pencegahan potensi dan kerugian negara yang bisa diselamatkan.

Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, pencegahan dan penindakan juga harus mengikuti kemajuan teknologi.

"Di sini juga pentingnya kerja sama regional dan internasional. KPK pun serius menginginkan pembenahan partai dan sistem pemilu/pemilukada," ujar Agus saat dilansir dari Merdeka, Jumat (16/8/2019).

Agus mengatakan bukan berarti sektor tindak pidana korupsi di politik masih menjadi dominan dalam penindakan di KPK. Tetapi, lanjut Agus, saran dari KPK agar manajemen dan sistem kepartaian perlu dibenahi.

"Justru tata-kelola, manajemen dan sistem kepartaian yang perlu dibenahi. Termasuk pendanaan partai dari pemerintah harus jauh lebih besar," jelas dia.(ni)


Share:
Komentar

Berita Terkini