|

Kapolres : RH Ungkapkan Kekesalan Setelah Teringat Keluarganya

Kali Dibaca
Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen.(doc;apakabar)
Mediaapakabar.com-Sakit menimpa, sesal terlambat..., Nasi sudah menjadi bubur. Sesudah terlanjur menyesal tiada guna.

Walau menyesal, tidak bisa mengobati luka dalam bagi keluarga Kristina Gultom (KG) korban pembunuhan Rinto Hutapea (RH).

RH telah menghancurkan masa depan keluarga kecil KG. Masa depan korban dihilangkan dengan tanpa alasan yang penuh misteri.

Hantaman tangan bertubi-tubi ke wajah korban serta cekikan dileher mengakhiri nyawa Kristina Gultom yang masih duduk di bangku kelas tiga SMK Swasta Karya Tarutung itu.

Pelaku mengungkapkan penyesalannya setelah teringat akan keluarganya.RH juga menyesal setelah diteringat istri dan kelima anaknya yang masih sekolah.

" Penyesalan itu keluar dari mulut pelaku hanya karena diteringati keluarganya saat ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen saat berbincang-bincang dengan wartawan, Selasa (13/8/2019) dikantornya.

Wajar saja pelaku mengatakan demikian, tapi penyesalan itu tidak berguna lagi.Saat ini pelaku masih mendekam di sel tahan Polres Taput menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Djasmen Saragih Siantar.

" Kita selalu konsultasi untuk secepatnya menerima  hasil otopsi korban agar tidak beredar berita miring atas kematian Kristina," jelas Horas.Dalam kasus ini, kami tidak bisa berandai-andai, harus penuh bukti- bukti yang akurat.  Paling lambat dua dua minggu hasilnya sudah kami terima.

(Win)

Komentar

Berita Terkini