Jelang Pilkada Medan 2020, Ini Tanggapan DPRD Kota Medan...

Anonim
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:58
kali dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Geliat Pilkada Medan 2020 sudah mulai memanas dan diharapkan ada sosok pemimpin yang memiliki visi misi yang jelas. Sehingga, bisa menjadikan Kota Medan, benar-benar menjadi kota metropolitan.

Mengingat, pembangunan di sejumlah kabupaten tetangga Kota Medan sudah sangat pesat. Seperti di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Batubara membuat Kota Medan berpotensi hanya menjadi kota transit. Dikhawatirkan Kota Medan tak lagi menjadi kota ekonomi, penyokong perekonian di Sumatera Utara.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan, Ilhamsyah mengungkapkan dalam 10 tahun terakhir, pembangunan di Kabupaten Deli Serdang sangat pesat. Seperti telah dipindahkannya Bandara Polonia, Medan ke Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA).

Dengan adanya bandara tersebut, berdampak terhadap banyaknya hotel berbintang yang telah dibangun di dekat Bandara KNIA.

“Sudah terbukti, secara perlahan roda perekonomiannya sudah mulai pindah ke Deli Serdang. Contohnya, bila ada event internasional di Sumut, hotel-hotel yang penuh itu tidak lagi di Medan, tapi malah hotel-hotel yang ada dekat bandara. Makanya,Medan harus terus berbenah menghadapi kenyataan ini,” ungkapnya saat dilansir dari Kita Kini, Senin (19/8/2019).

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga tampak signifikan di Kabupaten Batubara, Sumut. Terbukti, di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara telah dibangun pelabuhan yang telah terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke.

“Bandara Kuala Namu dan Pelabuhan Kuala Tanjung hanya sebagai contoh saja. Bahwa pembangunan di kedua kabupaten tetatangga Kota Medan itu sudah sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” paparnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Politisi Golkar itu mengharapkan Kota Medan harus memiliki pemimpin yang memiliki visi dalam 20 tahun kedepan. Mengingat, masyarakat Kota Medan akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Diharapkan ada sosok pemimpin yang bisa memiliki visi yang jelas, yang bisa mengangkat citra Kota Medan.

“Walau, periode pemimpinnanya hanya 5 tahun, tapi pemimpin Kota Medan nanti harus visioner yang bisa melihat peluang perkembangan ekonomi dalam 20 tahun kedepan. Kalau tidak, kita akan tertinggal dengan kabupaten tetangga kita. Jangan sampai Kota Medan hanya menjadi kota transit saja,” ujarnya.(ni)
Share:
Komentar

Berita Terkini