|

Gagal Rampok Ponsel Pelajar di Kawasan Medan Kota, Laki Laki Ini Babak Belur Dihajar Massa

Kali Dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Seorang pengendara motor Honda Beat babak belur dihakimi warga di Jalan air Bersih, Kecamatan Medan Kota. Diduga mencoba kabur setelah gagal rampok ponsel pelajar Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun (Yapim), pelaku dikejar warga hingga tertangkap dan langsung menjadi bulan-bulanan.

Beruntung nyawa pelaku yang memiliki perawakan kurus itu masih bisa diselamatkan. Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang langsung terjun ke lokasi usai dapat informasi pelaku dipukuli, langsung mengamankan pelaku.

Dilansir dari Kita Kini, Jumat (9/8/2019), perampokan itu bermula ketika pelajar Yapim hendak pulang, sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu, pelaku yang diduga telah merencanakan aksinya tersebut mencoba mencari peluang melancarkan aksinya. Dia pun melihat-lihat sekeliling, jika ada seorang pelajar yang sedang menggenggam ponsel. Tiba-tiba, apa yang diharapkannya terlihat di depan mata.

Melihat salah seorang siswi sedang berjalan di depannya, pelaku seketika langsung merampas ponsel korban dan langsung kabur. Namun, aksi pelaku yang berlangsung di muka umum itu langsung mendapat respons warga sekitar dan pengguna jalan lain.

Pelaku pun langsung dikejar dan berhasil tertangkap. Tak ayal, massa yang geram langsung menghakiminya hingga babak belur. Puluhan massa melayangkan pukulan hingga tendangan ke arah wajah dan tubuh korban. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) akhirnya mengamankan pelaku.

“Pelaku ini nunggu korban pulang sekolah di jalan. Saat anak itu lengah, pelaku langsung merampas hapenya. Untungnya, warga dan pengendara lain langsung mengejar dia, kalau tidak sudah lolos juga binatang itu,” ujar Rudi, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Ainul Yaqin ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun, dia mengatakan, belum ada keterangan yang bisa digali dari terduga pelaku lantaran masih dalam keadaan sekarat.

“Ya benar, tersangka sudah kita amankan. Yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan karena masih sekarat. Besok kita share datanya ya,” katanya. (ni)
Komentar

Berita Terkini