|

Jalan Tol Tebingtinggi-Parapat Dibangun, Bakal Terkoneksi dengan Jalur Lingkar Luar Danau Toba

Kali Dibaca


Ilustrasi.
Mediaapakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan kegiatan perbaikan jalur lingkar luar Danau Toba dan jalur lingkar Samosir.

Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Hadi Sucahyono mengatakan, perbaikan ini meliputi kegiatan preservasi dan pelebaran jalan untuk memenuhi standar jalan nasional. Hal ini melihat beberapa kondisi ruas kedua jalan itu saat ini mengalami beberapa kerusakan.
Hal itu dikatakan Hadi saat berbincang dengan sejumlah awak media, beberapa waktu lalu. Menurutnya, jalan menjadi salah satu aspek penting di dalam pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Hadi menambahkan, nantinya di sepanjang jalan ini dilengkapi dengan beberapa tempat peristirahatan di berbagai titik.
Namun, bukan seperti pada umumnya, tempat isitirahat ini diharapkan juga dapat menjadi pusat informasi bagi turis yang ingin mengetahui destinasi wisata di sekitar lokasi tempat istirahat.
“Seperti anjungan cerdas yang kini sedang kita bangun di Jembrana, Bali. Kalau di sana, luas areanya sampai 5 hektar dimana terdapat tujuh bangunan ada restoran, ada amphi theatre yang bisa dimanfaatkan untuk menampilkan local wisdom di sana,” utur Hadi.
Selain itu, pembangunan jalan tol dipercepat. Kementerian PUPR juga berencana membangun jalan Tol Medan-Parapat. Untuk tahap pertama, dibangun Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 kilometer dengan melibatkan investasi swasta. Ditargetkan pada 2018 ruas pertama tol ini akan rampung.

Peta jalan tol Medan-Parapat, warna pink.
Selanjutnya, akan dibangun ruas Tebing Tinggi-Pematang Siantar sepanjang 35 kilometer dan Pematang Siantar-Parapat sepanjang 27 kilometer.

Jalan tol ini nantinya akan terkoneksi dengan jalur lingkar luar Danau Toba yang kini tengah diperbaiki dan ditargetkan selesai tahun 2019.

Sementara itu seperti yang dikutip dari Tribun Medan Proses pembebasan tanah untuk pembangunan jalan tol Tebingtinggi-Pematangsiantar sejauh 42 kilometer sudah dapat dituntaskan mencapai 80 persen lebih.

Bahkan sepanjang 38 kilometer di antaranya sudah siap untuk dibangun, sehingga dalam waktu dekat ini peletakan batu pertama akan dilaksanakan.

“Alhamdulillah, proses pembebasan jalan tol untuk proyek Strategis Nasional (PSN) itu dapat berjalan sangat baik. Kalau proyek pembangunan tol Tebing-Siantar rampung, maka jarak tempuh Medan-Danau Toba hanya sekitar 1,5 jam,” kata Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara Bambang Priono, Senin (24/6/2019).

Dijelaskan Bambang, beberapa kemajuan penting dalam proses pengadaan tanah guna pembangunan jalan tol tersebut.

Misalnya, trase luas jalan untuk tol Tebing-Siantar di Serdangbedagai dengan mindroad 31,34 kilometer, Tebingtinggi 834 meter, Simalungun 19,73 kilometer dan Pematangsiantar 7,97 kilometer.

“Dari jumlah seluruhnya yang telah terealisasi mencapai 83 persen,” ungkap Bambang.

Dia meyakini, berkat dukungan dari pemerintah daerah bersama masyarakat, perusahaan perkebunan dan swasta akan sangat mendukung berhasilnya proyek pengadaan tanah untuk PSN itu.

Disampaikan Bambang, jika pembangunan jalan tol Tebing-Pematangsiantar selesai dikerjakan, maka yang merasakan manfaatnya bukan hanya masyarakat di sekitar lokasi pembangunan, tapi juga dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. (AS)
Komentar

Berita Terkini