|

7 Hoaks dan Fakta Soal Audrey Yu Jia Hui, Wanita Jenius yang Bikin Ayahnya Gelisah

Kali Dibaca
Audrey Yu Jia Hui
Mediaapakabar.com - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan berita kejeniusan sosok Audrey Yu Jia Hui sekaligus kabar rencana Jokowi mengangkatnya menjadi Menteri.
Maklum berita itu viral di media sosial lantaran Audrey baru saja menginjak usia 31 tahun.
Dikabarkan juga Audrey memiliki jejak riwayat hidup yang tak biasanya seperti anak-anak pada umumnya.
Sejumlah media online bahkan memberitakannya habis-habisan berdasarkan sebuah thread di media sosial.
Tapi apakah benar berita yang dikabarkan soal perempuan asal Surabaya kelahiran 1 Mei 1988 tersebut?
Mulanya, menurut Ismail Fahmi, isu soal Audrey dimunculkan akun @canzone dalam sebuah percakapan di media sosial.
Lalu isu itu diulas habis-habisan oleh akun @nithasist pada 7 JUli 2019 sehingga menjadi rujukan banyak media sebagai sumber tanpa memverifikasi terlebih dahulu.
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, Selasa (9/7/2019), ada 5 fakta hoaks yang ditemukan soal Audrey. Bukan itu saja, seorang penulis Himam Miladi menurunkan analisanya di laman Kompasiana, Minggu (7/7/2019).
Berikut 7 fakta hoaks seputar Audrey yang viral di media sosial. 
1. Audrey tidak pernah menulis buku Indonesia Tanah Airku, Aku Cinta Indonesiaku.
Berdasarkan penelusuran dari fakta yang ada, Audrey memang menulis buku tapi itu bukan seperti buku yang viral disebutkan, melainkan dua buku terbitan Bentan Pustaka berjudul Mellow Yellow Drama (2014) dan Mencari Sila Kelima (2015).
2. Bukunya tidak best seller
Jika akun @nithasist menulis: “Dia aktif menulis buku tentang Indonesia dan jd best seller di seluruh Dunia. Bukunya yg terkenal adlh Indonesia Tanah Airku, Aku Cinta Indonesiaku.” Maka itu adalah kebohongan sangat nyata.
Karena nyata-nyata bukunya jangankan benar, best seller pun tidak. Faktanya, menurut Himam, di situs Goodreads tak ada judul buku seperti itu.
“Goodreads hanya memuat dua judul buku seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya,” ujarnya.
3. Audrey tidak pernah bekerja di NASA
Akun Penerbit Bentang Pustakan menurunkan screenshoot percakapan dengan ayah daru Audrey, Budi Lukito.
Ia menyebutkan bahwa Audrey memang tidak pernah bekerja di NASA. Sebelumnya disebutkan bahwa “Lulus diusia krg dr 25 thn. Dia lgsg diterima kerja di Badan Antariksa Amerika (NASA) dgn gaji 200 jt/bln.”
Kami merasa janggal karena tidak pernah bekerja di NASA. Kami mengenal baik karena pada 2014 dan 2015, menerbitkan 2 bukunya bersama Bentang Pustaka yang berjudul dan .
Siang ini kami mendapatkan klarifikasi langsung dari orang tua terkait berita tersebut. Sudah jelas bahwa berita yang ramai dibahas itu hoax.
Lihat gambar di Twitter
618 orang memperbincangkan tentang ini
4. Audrey belum menempuh S2 atau bahkan S3
Sang Ayah menyebutkan bahwa Audrey masih menempuh studi S1. Ia sendiri melalui laman weblognya menyebutkan bahwa pada 2017 masih bekerja di salah satu sekolah di Shanghai, Tiongkok, sebagai guru.
Audrey mengajar bahasa Inggris dan membantu mempersiapkan siswa untuk menempuh ujian SAT.
5. Audrey tidak pernah bertemu Presiden Jokowi.
Berita hoaks yang viral adalah Audrey setelah ketemu Jokowi di KTT G-20 di Jepang, lalu ditawari masuk ke BPPT. Sang Ayah pun lagi-lagi membantahnya.
“Audrey tidak bertemu dengan Presiden Jokowi,” ujarnya.
Sementara Himam menuturkan seandainya pertemuan pribadi itu memang ada, tentu akan ada dokumentasi resmi dari staf publikasi kepresidenan.
Faktanya, hingga KTT G-20 berakhir, tidak ada berita agenda pertemuan Jokowi dengan WNI di Jepang, atau dokumentasi pertemuan pribadi Jokowi dengan Audrey Yu.
6. Audrey tidak bekerja di BPPT.
Jika dilihat dari riwayat pekerjaannya, jangankan bekerja di BPPT bertemu Jokowi pun tidak. Apalagi berita ini dihembuskan dengan kebohongan yang sama dan senada.
7. Audrey tidak kuliah di Paris
Audrey disebutkan kuliah di Paris dan mengambil dua bidang studi yakni Fisika dan Bahasa.
Fakta yang sebenarnya ia menempuh pendidikan di S1 di The College of Willliam and Mary, Virginia (AS) saat usianya masih menginjak 16 tahun.
Meskipun demikian soal fakta lain terkait kejeniusannya memang benar adanya.
Audrey Yu Jia Hui merupakan perempuan keturunan Tionghoa yang dinobatkan sebagai satu dari 72 duta prestasi Indonesia dalam pagelaran Festival Prestasi Indonesia.
Bentang Pustaka menyebut dipilihnya sosok Audrey bukanlah tanpa alasan. Ia merupakan anak jenius yang mampu menyelesaikan jenjang SMP selama 1 tahun, dan SMA ditempuh 11 bulan.
Dikatakan darah Tionghoa yang mengalir dalam dirinya membuat Audrey dipandang berbeda. Berbagai prestasi yang ia capai belum mampu membuat #Audrey dihargai di negeri sendiri.
Itulah alasannya menulis buku Mellow Yellow Drama. (AS)
Komentar

Berita Terkini