|

Jauh Dari Harapan,Para PK5 Kembali Berjualan di atas Trotoar Maupun Bahu Jalan

Kali Dibaca
Jajaran Kecamatan Medan Kota kembali menertibkan pedagang kaki lima (PK5), Selasa (6/3) (ist)-foto int
Mediaapakabar.com- Keberadaan taman di Kota Medan,tampaknya semakin jauh dari fungsinya,karena para pedagang kaki lima (PK5) berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan sehingga memicu terjadi kemacetan.

Sejumlah taman dan trotoar kini lebih memberikan keuntungan tersendiri bagi pedagang kaki lima (PKL).


Seperti Halnya Kawasan sekitaran jalan HM Jhoni,gedung arca dan Taman Stadion Teladan yang sebelumnya telah ditertibkan oleh Pemerintah Kotamadya Medan beberapa Bulan lalu, saat ini kembali dipenuhi (PK5).

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Ahyar, Kasi Trantib Kecamatan Medan Kota di kantor Camat, Pada Hari Selasa (18/5/2019),Beliau mengatakan agar hal tersebut untuk dikonfirmasi ke BAPEDA,Pasalnya menurutnya daerah yang menjadi pertanyaan merupakan jalur kuning yang mana pedagang dapat berjualan asal kan menggunakan sistem buka tutup ( dapat dibongkar setiap harinya).

Namun yang mengejutkan,ketika ditanya prihal pada saat penertiban sebelumnya (PK5) di sekitaran jalan HM Jhoni gedung Arca dan Taman Stadion Teladan kenapa dapat ditertibkan,pada Bulan yang lalu,Ahyar menyebutkan bahwa Penertiban pada bulan lalu, semua itu atas perintah Kapoldasu.

“ Itu harus bisa kau bedakan, waktu itu ada perintah dari Kapolda “ sebut Ahyar.

Sementara,Ketika ditanya menyangkut apa yang disebut Kasi Trantib Kecamatan Medan Kota tersebut, Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto menjawab tidak menjadi masalah, namun jikaPegadagang kaki lima (PK5) dibiarkan akan menambah kemacetan dan estetika juga kurang baik.

 “Ya gak masalah, kalau dibiarkan bisa menambah kemacetan, estetika juga kurang baik dan yang pasti jorok dengan sampah yang kurang terurus. “ Ucap Agus.

Kepada Pemerintah Pemko Medan Irjen Pol Agus Andrianto menghimbau agar PK5 Ditertibkan pada tempat nya.

“ Ditertibkan dan berdagang pada tempatnya “ pungkas Kapoldasu

Ditempat terpisah, Sekjen LSM Suara Keadilan Masyarakat (SUKMA), APC Simangunsong yang juga merupakan warga Kecamatan Medan Kota merasa sangat terganggu atas keberadaan pedagang kaki lima (PK5) yang ada di sepanjang jalan depan kampus ITM Medan ini.

Tak hanya itu, masih kata APC Mangunsong, kok Pemerintah bisa diam iya dengan pedagang kaki lima (PK5) ini, kan sebelumnya sudah ditertibkan kenapa saat ini PK5 bisa kembali berjualan, seakan ada pembiaran oleh pemerintah. Apa tidak malu dengan masyarakat lain nya.

“ Saya minta, agar PK5 di Se - Kecamatan Medan Kota ditertibkan kembali oleh Pemerintah kotamadya Medan, tidak ada alasan trotoar menjadi tempat jualan “ pungkas nya.

(ap)
Komentar

Berita Terkini