![]() |
| foto: Rizal/Mediaapakabar.com |
" Agar dicek ke sekolahnya atas kejadian tersebut," pinta Terkelin Brahmana saat dihubungi melalui Hp pada Kamis (29/03/2018).
Dalam kejadian itu, proses belajar mengajar sempat terhenti. Oleh karenanya, Bupati sangat prihatin.
" Dalam era kemajuan sekarang ini masih terjadi hal kerasukan roh. Padahal roh itu kan bersangkut paut dengan keyakinan seseoarang," katanya.
Ia mengatakan, sudah menugaskan Kadis pendidikan melalui ajudan agar segera mengecek ke SMPN 1 Payung.
" Bagaimana situasi proses belajar mengajar pasca kerasukan tersebut, apakah masih tetap berjalan, dan segera carikan solusi jika belum normal terhadap lingkungkan sekolah tersebut," tegasnya.
Kadis Pendidikan Eddi Surianta Surbakti mengaku, disuruh pimpinan untuk cek ke sekolah SMPN 1 Payung, karena ada info SMPN 1 payung kemarin proses belajar mengajar terpaksa dihentikan.
" Jadi atas intruksi pimpinan ingin melihat secara langsung apakah SMPN 1 Payung sudah normal kembali proses mengajarnya, ini alasan saya turun kelapangan',"katanya. (rzl)
