Mediaapakabar.com--Kasilog Kabanjahe dan Dinas Pertanian Kabupaten Karo dan Dandim 0205/TK gelar rapat kordinasi di Aula Kodim Desa Raya, Karo pada Jum'at (23/02/2018).
Dalam kesempatan tersebut Dandim 0205/TK Letkol Taufik Rizal selaku tuan rumah, mengajak kepada para pengusaha kilang padi bisa bekerjasama dengan Bulog dan Kodim untuk membeli gabah kering dan menjual kepada Bulog.
Untuk menjaga kestabilan harga dilapangan Dinas Pertanian dan Kasilog bersama-sama bekerja semaksimal mungkin mengawasi kelapangan agar harga kebutuhan pertanian terus dipantau, khususnya tanaman padi, jagung dimana selama ini harga jagung dan gabah tidak stabil dari harapan petani.
"Bahkan sebagian petani membiarkan buah jagungnya membusuk di kebun karena pasarnya begitu murah," katanya.
Menurutnya, maka dari itu mari dicari pasar keluar biar harga jagung disini stabil. Agar ekonomi pertanian meningkat dari sebelumnya.
Kadis Pertanian Kabupaten Karo Sarjana Purba, membenarkan hal itu , contohnya harga jagung menurun dan tidak sesuai dengan Permen Perdagangan No 63/2016.
Ditempat Yang sama kepala Kasilog Kabanjahe Zakaria, faktanya menurut data kementrian pertanian di tingkat petani Karo harga padi, jagung memang belum stabil.
Terkait Permen Perdagangan itu, harga padi atau harga jagung sudah di bawah acuan pemerintah.
Harga yang belum setabil ini sudah kita laporkan kepada bulog Sumut.
" Agar masalah ini bisa disampaikan ke pusat dimana hasil pertanian bisa dibeli. Tetapi ini butuh proses lama, hanya kita tetap berusaha, karena penurunan harga padi, jagung bukan terjadi di Karo saja , tapi di seluruh indonesia." jelas zakaria sembari mengatakan Kasilog akan menampung hasil pertanian warga dengan harga yang sudah di tentukan pemerintah.
Dalam rapat tersebut di hadiri Kadis Pertanian, Kasilog Kabanjahe, Pinca BRI, pengusaha kilang padi se Kecamatan Kababjahe serta Danramil. (rzl)
