|

Heboh di Media Sosial Surat Pemprov DKI Undang Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis

Kali Dibaca
Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis masuk dalam daftar undangan kegiatan yang dihelat Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Foto: Twitter
Mediaapakabar.com Media sosial dihebohkan dengan beredarnya daftar undangan sebuah acara kegiatan yang dihelar Pemprov DKI Jakarta dengan mengundang organisasi sayap ormas terlarang, Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis.
Kegiatan itu sendiri merupakan acara yang dihelat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov DKI Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol), Taufan Bakri menyatakan, pihaknya langsung bergerak setelah daftar undangan dimaksud ramai beredar.
Bahkan, pihaknya juga mengonfirmasi langsung kepada Plt Kepala Bidang pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendri Novrizal.
Dalam konfirmasi tersebut, kata Taufan, acara yang dimaksud dalam daftar surat undangan itu langsung dibatalkan.
“Setelah kami lakukan komunikasi langsung dengan Bapak Hendri Novrizal pukul 17.48 WIB, dikarenakan adanya yang mengkritisi terkait dua organisasi yang terundang tersebut, maka kami membatalkan kegiatan rapat tersebut,” kata Taufan Bakri kepada wartawan, seperti yang dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis (13/6/2019).
Sebelumnya, daftar undangan yang mencantumkan dua organisassi sayap HTI itu ramai diunggah di media sosial. Salah satunya oleh pengamat politik Fadjroel Rachman melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (13/6/2019) malam.
Sebagai bukti, ia melampirkan unggan foto daftar undangan yang menunjukkan Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis menjadi salah satu pihak yang diungdang dalam kegiatan tersebut.
“Waduh, Pemprov @DKIJakarta masih mengundang “sayap” ormas terlarang HTI nomor 16: Muslimah HTI?” cuit Fadjoel Rachman.
“Aslikah surat undangan ini karena #HTIormasTerlarang dibubarkan dengan putusan @MahkamahAgung pada Februari 2019 lalu,”
“HT ini dilarang juga di Arab Saudi, Turki, Malaysia, Palestina,” beber dia.
Berdasarkan informasi yang beredar, daftar undangan yang mencantumkan Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis itu merupakan agenda rapat pembahasan konten poster antikekerasan terhadap perempuan dan anak.
Sedianya, acara itu akan digelar hari ini, Jumat (14/6/2019) pukul 13.30 WIB di Ruang Rapat Lantai 5 Bidang PPPA Dinas PPAPP, Jakarta Pusat.
Daftar surat undangan dengan mencantumkan Muslimat HTI dan Indonesia Tanpa Feminis itu ditandatangani sendiri oleh Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Tuty Kusumawati. (AS)


Komentar

Berita Terkini