|

Situasi Politik Lagi Panas, Ketua TKN Erick Thohir Ogah Temui Sahabatnya Sandiaga Uno

Kali Dibaca
Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan bersama Sandiaga Uno di kediamannya, Kamis (18/4/2019)
Mediaapakabar.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengaku belum mau menemui sahabatnya, Sandiaga Uno usai Pemilu 2019 ini.

Suhu politik saat ini tengah lagi panas, menyusul pendeklarasian pasangan Prabowo-Sandi sebagai pemenangan pemilihan Presiden.
Padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum merilis hasil pemilihan umum, namun pasangan tersebut percaya diri mengumumkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
Menurut Erick Thohir, dirinya masih banyak kegiatan yang harus dituntaskan.
Demikian disampaikan Erick usai menggelar pertemuan tertutup bersama KH Ma’ruf Amin dengan seluruh pimpinan Koalisi Indonesia Kerja di Restoran Pelataran, Menteng, Jakarta, Kamis (18/4/2019).
“Belum, belum, belum, nanti. Saya sedang sibuk dengan para sekjen menyelesaikan administrasi,” kata Erick kepada wartawan.
Menurut Erick, saat ini banyak sekali laporan pertanggungjawaban yang harus diselesaikan.
Karena itu, Erick memprioritaskan tugasnya untuk melaporkan ke KPU dan TKN.
“Laporan keuangan dan lain-lain, yang harus kami persiapkan kan. Jangan sampai kami tadi, misalnya enggak selesai tugasnya lah,” tandas dia.
Sebelumnya, Erick Thohir membenarkan banyak pemimpin negara sahabat yang telah mengucapkan selamat kepada jagoannya di Pilpres tahun 2019.
Sebelumnya, Jokowi mengaku ada 22 kepala negara sahabat yang sudah memberikan selamat.
Ucapan selamat diberikan menurutnya berdasarkan hasil hitung cepat alias quick count beberapa lembaga survei.
“Banyak ya kepala-kepala negara (yang memberi selamat), dari 22 negara.”
“Beliau menyebutkan salah satu negara Islam yang sangat kita hormati, Turki, dengan Presiden Erdogan,” tutur Erick.
Erdogan, kata Erick telah menelepon begitu mengetahui Jokowi telah dimenangkan oleh beberapa lembaga survei.
Bukan hanya memberi selamat terhadap Jokowi-Maruf, Erdogan, lanjutnya, juga memberi selamat atas keberhasilan penyelenggara pemilu dalam menyelenggarakan prosesi pencoblosan paling rumit, dan terbesar di dunia.
“Dari beliau (Jokowi) menyampaikan ini sesuatu yang sangat besar terjadi di Indonesia. Pemilu terjadi secara bersamaan. Belum pernah ada di dunia,”
“Pemilu secara bersamaan dan alhamdulillah berjalan dengan baik. Dan tingkat partisipasinya lebih dari 80 persen,” pungkasnya. (AS)
Komentar

Berita Terkini