|

Mantan Suami Tega Hunuskan Parang Lalu Tebas Satu Keluarga Mantan Istri Hingga Terkapar

Kali Dibaca
Suasana rumah para korban pembacokan yang dilakoni oleh Alul. Foto: JawaPos.com
Mediaapakabar.com - Syahrul Ahmad alias Alul (47) tega membacok tiga anggota keluarga mantan istrinya, Dina (36).

Pembacokan dilakukan Alul di dalam rumah, Jalan Pancing, Gang Hawa, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (23/3).
Ketiga korban pembacokan yakni Ngatemi, Paramita Susanti (26) dan Riki Prapanca (24). Mereka korban adalah ibu dan anak.
Ketiga korban merupakan tante dan sepupu Dina, mantan istri Syahrul. Para korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
“Sudah dibawa ke Rumah Sakit Haji. Sudah dirawat. Mereka itu keluarga saya. Mamak dan adik-adik saya bang,” ujar salah satu penghuni rumah, Indra Gunawan (29).
Syahrul tebas ketiga korban sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu Indra dan ketiga korban sedang berada di rumah.
Alul tiba-tiba datang dengan menenteng sebilah parang. Lantas langsung menyerang secara membabi buta.
“Begitu masuk dia (Alul) mengejar kami semua. Ibu dan dua adik saya menjadi korban. Saya berhasil kabur dan meminta pertolongan warga,” ujarnya.
Begitu warga datang, Alul langsung berupaya kabur. Namun akhirnya dia tertangkap.
Alul juga sempat menjadi sasaran bogem mentah massa. Selanjutnya, Alul diserahkan ke polisi.
Ngatemi mendapat luka bacokan di leher, tangan, dan paha. Riki Prapanca mengalami luka di tangan kanan dan kaki. Sedangkan Paramita mendapat luka di tangan.
“Selain parang yang ditentengnya, dari dalam tas ranselnya ditemukan dua bilah pisau, sat palu, tang, dan obeng,” tambahnya.
Dina, mantan istri Alul yang juga merupakan sepupu Indra menjelaskan, sebelum membacok keluarganya, Alul sudah ada di depan rumah. Dina langsung kabur begitu melihat Alul.
“Kalau tadi saya gak melarikan diri, saya lah yang dibunuhnya. Empat tahun saya berumah tangga sama pelaku, tapi dua tahun lalu kami berpisah. Dan saya sudah menikah lagi,” ujar Dina.
Rabu (20/3) lalu, Alul juga sempat datang ke rumahnya. Namun dia tidak berhasil bertemu Dina.
“Dia mencari saya dengan membawa peralatan yang sama dengan tadi. Karena tidak jumpa dengan saya, dia masuk ke kamar saya dan menghancurkan lemari saya dengan parang,” imbuhnya, seperti dilansir Jawa Pos.
Setelah merusak lemari, Syahrul menunjukkan senjata tajam berupa pisau dan parang.
“Pisau ini untuk Dina dan parang ini untuk suami Dina,” ucap Dina menirukan perkataan Alul yang disampaikan ke keluarganya.
Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Percut Seituan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait pembacokan ini. (AS)
Komentar

Berita Terkini