|

Jalan Rusak Parah, Masyarakat Dirugikan

Kali Dibaca
Jalan Rusak Parah, Masyarakat Dirugikan
Jalan yang telah rusak parah kurang lebih dua bulan ini menjadi masalah serius di Papua Barat
Mediaapakabar.com-Jalan merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat dalam mempermudah aktivitas. Namun hal itu tidak seperti jalan yang menghubungkan Kabupaten Manokwari Selatan menuju Kabupaten Teluk Bintuni atau sebaliknya di Papua Barat yang kini rusak parah.

Demikian release yang disampaikan pada redaksi Senin (11/3/2019). Disebutkan, jalan yang telah rusak parah kurang lebih dua bulan ini menjadi masalah serius di Papua Barat, yang mesti segera mendapat penanganan. Karena begitu menghambat perjalanan masyarakat maupun pendistribusian bahan pokok kebutuhan warga yang melewati jalan satu-satunya tersebut.

Dari amatan penulis saat melewati jalan itu pada Jumat (8/3/2019) dan Minggu (10/3/2019), volume kendaraan yang melintas di jalan tersebut cukup padat. Sering kali terjadi pertemuan antara kendaraan yang hendak ke Bintuni maupun ke arah Mansel dalam jumlah mencapai puluhan.

Rusaknya jalan persis di daerah Mamay, Kabupaten Manokwari Selatan ini, membuat pengguna jalan tidak merasa nyaman. Apalagi untuk waktu tempuh yang biasanya empat hingga lima jam, bisa mencapai 16 jam.

Bahkan sejumlah truk pengangkut bahan pokok kebutuhan masyarakat bermalam dua hingga tiga hari di daerah jalan berlumpur tersebut.

Tentu ada kerugian yang sangat penting yang harus di terima ketika harus setiap saat melewati jalanan itu, yakni perjalanan terhambat, sehingga lambat sampai ke tujuan dan kondisi kendaraan pun akan mudah rusak.

Tidak hanya itu, bahkan ada juga kendaraan yang terbalik, karena terperosok masuk ke dalam lubang.Kerugian ini akan terus dirasakan selama jalan yang di lewati masih rusak.

Saat cuaca panas, jalanan ini akan mengeras, dan masih mudah untuk dilalui, namun jika turun hujan, seperti akhir-akhir ini, membuat jalan tersebut semakin tak berbentuk. Banyak kolam seakan ranjau bagi pengendara. Bila tidak bisa memilih dan memilah dalam melewati jalan yang parah itu, maka akan terjebak.

Entah sampai kapan jalan itu akan mudah untuk dilewati. Diharapkan ada solusi dalam mengatasi masalah tersebut dan bisa dilakukan lebih cepat, agar masyarakat tidak terus mengalami kerugian saat melintas di jalan itu. (rel)
Komentar

Berita Terkini