|

Biaya Tinggi Teknologi Halangi Pengembangan Mobil Otonom, Paling Tidak 5 Tahun Lagi

Kali Dibaca
Mobil Otonom Goofle di Benci Masyarakat Lokal | Istimewah
Mediaapakabar.com - Kepala merek mobil ternama, Volkswagen, menilai mobil otonom membutuhkan waktu kurang lebih lima tahun lagi agar bisa benar-benar diterima konsumen.

"Butuh lima tahun lagi untuk mengembangkan teknologi demi mencapai tingkat otonomi yang lebih tinggi. Bisakah Anda melihat bisnis dengan biaya setinggi itu dalam periode ini? Itu terlalu mahal," ujar Kepala Volkswagen, Thomas Sedran, dilansir dari Reuters, Sabtu (9/3).

Sedran mengungkapkan saat ini para pengembang kendaraan swakemudi masih terhambat mahalnya biaya riset serta rumitnya teknologi yang harus selalu dikembangankan oleh perusahaan otomotif.

Menurutnya untuk membangun ekosistem swakemudi memerlukan infrastruktur berteknologi tinggi, biaya sistem radar yang mahal, serta kerjasama dengan perusahaan teknologi komputasi awan dan pemetaan wilayah.

Sedran menjelaskan untuk biaya sensor, prosesor dan software pada mobil otonom bisa mencapai angka sekitar Rp800 juta.

“Kami menginginkan biaya teknologi menurun menjadi sekitar Rp96 juta sampai Rp112 jutaan. Hal ini membutuhkan terobosan, misalnya teknologi Lidar (Light Detection and Ranging),” kata Sedran.

Saat ini, pihaknya berupaya mengevaluasi strategi kendaraan swakemudi Volkswagen untuk komersil, meliputi layanan pengiriman jarak jauh dengan van tanpa pengemudi.

Nantinya, kendaaran ini akan berjalan sesuai dengan koordinat yang telah ditentukan dan melintasi rute-rute tertentu.

Sebelumnya, Volkswagen dan Ford telah lebih dulu berkolaborasi menciptakan kendaraan swakemudi. Namun keduanya belum menemukan titik temu terkait nilai investasi dan hal-hal yang akan dikembangkan di masa mendatang. (AS)
Komentar

Berita Terkini