|

Romahurmuziy Klarifikasi Video Kiai Zubari Doakan Prabowo saat Pertemuan dengan Jokowi

Kali Dibaca
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair saat menghadiri peringatan Hari Lahir PPP ke-45 di gedung UTC, Semarang, 14 April 2018. Dalam peringatan Harlah PPP ke-45, Jokowi juga mendengarkan rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP yang salah satunya membahas cawapres pendamping Jokowi. Foto: Biro Pers Setpres
Mediaapakabar.com - Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengklarifikasi potongan video Kiai Maimun Zubair mendoakan keberhasilan Prabowo Subianto, saat menerima Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Ponpes Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu, 2/2, Romahurmuziy menyebut Kiai Maimun Zubair salah mengucap ketika berdoa. Menyebut nama Prabowo, padahal yang dimaksud Jokowi.

"Beliau memang salah mengucap. Terbukti bahwa antara isi doa sebelumnya dan ucapan 'Prabowo' tidak 'nyambung'," kata Rommy, sapaan akrabnya seperti yang dikutip dari Antara.

Menurut Rommy yang ikut hadir dalam pertemuan itu, Kiai Maimun Zubair jelas melafalkan "hadza rois" atau presiden ini dan mendoakan untuk menjadi presiden kedua kalinya.

"Jelas di sini, siapa yang dimaksud menjadi presiden kedua kalinya, tentu merujuk Pak Jokowi. Beliau saat ini menjadi presiden di periode pertama."

Sebenarnya, lanjut Rommy, beredar juga video klarifikasi atau lanjutannya. "Di video kedua, Mbah Moen menegaskan doanya ditujukan untuk Pak Jokowi. " ... La Pak Prabowo Innama Pak Jokowi, Joko Widodo" (bukan Prabowo, melainkan Joko Widodo)," katanya.

Bahkan, menurut Rommy, sebagai penegasan, dalam doanya agar calon petahana terpilih lagi sebagai presiden, Kiai Maimun Zubair menyebut dua kali, yakni Jokowi dan Joko Widodo. (AS)
Komentar

Berita Terkini