|

Penyebab Bripka Kristian Sitorus Akhiri Hidup dengan Tembak Kepalanya Sendiri

Kali Dibaca
Bripka Kristian Jalani Otopsi di RS Bhayangkara, Rabu (13/2/2019). Foto: Tribun Batam
Mediaapakabar.com - Seorang polisi bunuh diri di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Anggota Polsek Batu Ampar itu diketahui bernama Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus (34). Ia bunuh diri dengan cara menembak kepalanya menggunakan senjata api milik rekannya, Rabu (13/2) pukul 13.45 WIB.

Bripka Kristian bunuh diri karena diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran penyakit yang dideritanya kambuh lagi.

Informasinya, almarhum mengidap penyakit Myotonia Congenita atau kaku otot. Ia pernah melakukan terapi hingga sembuh. Namun penyakit itu kambuh lagi hingga membuat almarhum depresi, dikutip dari Inews.id..

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Batu Ampar maupun Polresta Barelang terakit insiden tersebut.

Beberapa awak media yang mencoba mengambil gambar dari luar pagar Polsek Batu Kampar sempat ditegur.

Bripka Kristian mulai bertugas di kepolisian sejak 2005 lalu. Awalnya, dia bertugas sebagai anggota Sabhara Polresta Barelang yang kala itu masih bernama Poltabes Barelang.

Setelah tiga tahun bertugas sebagai anggota Sabhara, Bripka Kristian dipindahkan ke Den Pamobvit Poltabes Barelang.

Selanjutnya, Bripka Kristian dipindahkan ke Satreskrim Polresta Barelang pada Desember 2011.

Semasa hidup, Bripka Kristian banyak terlibat dalam pengungkapan kasus besar di Batam. Dia juga sempat menjadi buser andalan Unit Jatanras Polresta Barelang.

Pada akhir tahun 2015, Bripka Kristian ditarik ke Resnarkoba Polresta Barelang.

Pria yang memiliki dua anak ini juga kerap mengungkap kasus sindikat peredaran narkoba yang besar di Batam.

Beberapa tahun berikutnya, tepatnya pada 16 Oktober 2018, polisi yang akrab disapa Bripka Poltak ini dipindahkan ke Polsek Batu Ampar. Ia bertugas sebagai penyidik di Polsek yang dipimpin oleh Kapolsek Reza Morandy Tarigan.

Tak hanya dikenal sebagai anggota polisi yang handal, Bripka Poltak juga dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Ia akrab dengan sesama anggota kepolisian dan juga dekat sejumlah awak media.

“Dia orang yang baik. Kami sering keluar kota sama-sama kalau ada penangkapan,” ujar rekan korban. (AS)
Komentar

Berita Terkini