|

Isu Mencekam Kota Medan, Tak Terbukti

Kali Dibaca
Boydo Pandjaitan ketua komisi C DPRD Medan. 
Mediaapakabar.com - Beredarnya isu mencekam yang menjadikan tidak amannya kota Medan yang tersiar ramai di media sosial, pasca pengeroyokan dan penganiayaan terhadap kader IPK Sabtu (2/2/2019) lalu, tidak terbukti. 

Buktinya, Boydo Panjaitan Ketua Komisi C DPRD Medan dari Partai PDIP tidak merasakan hal tersebut dan heran atas isu. 

“ Siapa bilang kota Medan tidak aman dan kondusif, trus bilang kinerja Kapolrestabes tidak baik. Asal bicara saja itu orang orang itu. “ ungkap Boydo Panjaitan menjawab mediaapakabar.com, Selasa (5/2/2019). 

Menurut dia, Selama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hertanto menjabat, dirinya melihat kinerja beliau baik. Kejahatan jalanan seperti begal hampir tidak ada lagi di kota Medan.

“ Jadi jika ada yang bilang kinerja Kapolrestabes tidak baik dan gagal menciptakan keamanan di masyarakat itu salah besar, asal ngomong saja orang itu “ sebut Boydo

Lihat saja pasca meninggalnya kader IPK kemarin, kalau bukan karena reaksi cepat tanggap Kapolrestabes Medan menjaga keamanan tidak mungkin masyarakat di daerah Jalan Pancing, Krakatau dan Cemara bisa keluar rumah. 

“ Saya sangat mengapresiasi kinerja Kapolrestabes medan, saya berharap beliau dapat selalu menjaga keamanan di kota Medan," tukasnya. 

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil melalui video singkat yang di dampingi kanit Bimas, Kanit Intel Polsek Percut Sei Tuan dan Security Cemara Asri, mengatakan beredarnya kabar bentrokan antar OKP selasa (4/2/2019) pagi tadi, ternyata hoax


Pasalnya setelah dilakukan pengecekan ke lokasi, Security Cemara Asri membantah adanya betrokan antar OKP di kompleks tersebut pada hari itu. 

" Ternyata info yang tadi pagi beredar adanya bentrok antar OKP IPK dan PP di depan pos keamanan Cemara Asri, tidak benar," katanya. 

Ia juga menghimbau, agar masyarakat harus berhati-hati dan cermat dalam mengamati dan menerima informasi yang beredar di media sosial. (ap) 

Komentar

Berita Terkini