|

Heboh Video Staf SMP Babak Belur Dikeroyok Siswa dan Orang Tua, Kepala Sampai Robek

Kali Dibaca
Heboh Video Siswa dan Orang Tua Keroyok Staf SMP Negeri di Galesong Takalar, Kepala Sampai Robek
Mediaapakabar.com  - Kasus penganiayaan yang melibatkan siswa dan orangtua siswa terjadi di SMP Negeri 2 Galesong Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/2/2019) siang pekan lalu. 

Cleaning servis di sekolah tersebut jadi korban dan videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Faisal Dg Pole yang juga staf di SMP Negeri 2 Galesong Takalar mengalami pendarahan serius di bagian wajahnya, akibat dianiaya oleh siswa dan orang tua siswa.
“Dan kami atas nama seluruh keluarga besar tidak terima dan sangat keberatan atas perlakuan tersangka terhadap saudara/paman kami yang menjadi korban penganiayaan dan penghunaan tersangka…
Kami mohon kepada pihak berwajib agar perkara ini tetap di tindak lanjutkan ke proses hukum yang seharusnya menurut pasal yang berlaku…” keterangan dalam video tersebut.
Kabarnya, pegeroyokan yang dialami Faisal bermula ketika dirinya tengah membersihkan sampah di depan kelas. Tiba-tiba salah seorang siswa menghinanya dengan kata-kata yang tidak pantas seperti yang dilansir Pojoksatu.id.
Sontak Faisal marah dan langsung menampar siswa yang menghinanya itu. Tak terima ditampar Faisal, siswa tersebut melapor ke orangtuanya.
Tak berselang lama, orang tua siswa tersebut ke sekolah mengamuk dan memukul Faisal.
Bahkan, beberapa siswa disebut ikut melakukan penganiayaan bersama orang tua siswa kepada Faisal, sehingga menyebabkan pendarahan di wajahnya.

Video itu pun mengundang reaksi netizen yang mengecam perbuatan siswa dan orang tuanya kepada staf sekolah.
“Iya mungkin kurang fahamki itu anak,, syp dia syp. Yg di hina atau yg di pukulinx itu adalah orang tua. Lebih tua dripad dia. Tdk tau harus br sikap lebih baik dan bijak,” tulis Masita Itha Moeh.
“Percumah jdi org tua klo tdk bisa mencontohkan anak2nya klo tdk bisa mendidik anaknya,” tulis ArNha Inha.
“Bagi anak dan orang tua yg model begini lebih baik di ajar di rumah saja , tidak usah di sekolah kan,” tulis Nur Hamzar.
“Belakang2 x paling minta maaf. Jgn mau. usut sampai tuntas,” tulis Bagus Sadewo.
Komentar

Berita Terkini