|

Akibat Tak Ada Perawatan Lampu Jalan, Anggota Dewan Angkat Bicara

Kali Dibaca
Doc: apakabar
Mediaapakabar.com-Ketua Komisi D DPRD Medan mendesak Pemko Medan untuk memperhatikan kondisi lampu jalan yang mati hampir di setiap jalan kelurahan. 

" Seharusnya pihak Dinas Pertamanan Medan, jika memang ada dana untuk perawatan lampu jalan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Medan, kondisi mati lampu jalan itu tak akan terjadi," kata Abdul Rani via seluler menjawab mediaapakabar.com, Sabtu (9/2/2019)

Menurutnya, dengan mengalokasikan anggaran perawatan lampu jalan, kondisi gelap yang dialami warga saat melintas pada malam hari tentu tak ada. 

" Artinya warga tak takut kala keluar malam. Tapi kalau lampu jalan padam, jangankan keluar rumah, ke halaman rumah saja pun tak berani," jelasnya. 

Walau begitu, Ia menghimbau agar pihak terkait dapat mengefektifkan anggaran dana alokasi perawatan lampu jalan tersebut. 

" Agar tindak kejahatan sebagai akses tak hidupnya lampu jalan tersebut, dapat dicegah, dalam pengertian hidupkan lampu-lampu jalan yang mati," sebutnya. 

Oleh karenanya, Ia mengatakan, jangan tunggu terjadi dampak yang dikhawatirkan dari tak adanya perawatan lampu jalan dan masyarakat tentu akan menyalahkan dinas pertamanan, sebagai bagian penyebab. 

Sebagaimana diketahui, warga Jalan Mesjid Karya, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat resah terhadap suasana malam hari di ruas jalan tersebut. Pasalnya, sepanjang jalan tidak memiliki penerangan apa pun.  

Dengan matinya lampu jalan itu, warga mengaku was-was bila hendak berjalan malam. Sebab, takut akan menjadi korban tindak kejahatan jalanan. Sementara, pihak kelurahan bukan malah membuat solusi, akan tetapi tenang-tenang saja.(ptr) 

Komentar

Berita Terkini