|

Airlangga Ungkap Ada Investor Otomotif yang Tertarik Gelontorkan 900 Juta Dollar AS

Kali Dibaca
Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto saat diwawancarai wartawan di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (9/2/2019). Kompas.com
Mediaapakabar.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, industri otomotif di Indonesia tengah berjaya.

Untuk bahan kimia, kaca, dan ban, Indonesia memiliki kepercayaan tinggi internasional. Bahkan, ada investor besar yang rencananya akan menyuntikkan dana 900 juta dollar AS ke sektor tersebut.

" Investor dari negara di Eropa dan Asia yang commit investasi di Indonesia. Orientasinya dari investasi ini untuk 50 persen dalam negeri dan 50 ekspor," ujar Airlangga di Jakarta, seperti yang dilansir Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Namun, Airlangga masih enggan menyebutkan negara yang dimaksud. Saat ini ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum resmi menyuntikkan dana. Kepercayaan investor tersebut membuktikan bahwa otomotif bisa bersaing dengan ekspor komoditas.

Sektor tersebut memiliki tenaga kerja dalam jumlah besar. Jumlah ekspor pada 2018 sebesar 346.000 unit, yang terdiri dari kendaraan bermotor utuh (CBU) sekitar 264.000 unit dan CKD sekitar 82.000 unit.

Adapun nilai ekspor sebesar 4 miliar dollar AS, belum termasuk komponennya sebesar 2,6 miliar dollar AS.

"Indonesia akan menjadi industri manufaktur yang terdekat dengan saingan kita ke Meksiko atau India," kata Airlangga.

Belum lagi jika nanti CEPA Indonesia dan Australia disepakati, potensi keterbukaan pasar makin luas. Airlangga mengatakan pernah menyampaikan ke pemerintah Australia bahwa jika CEPA diteken, Australia harus mengimpor kendaraan dari Indonesia.

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan ekspor kendaraan bermotor mencapai 400.000 unit. Sebesar 95 persen di antaranya merupakan CBU karena lebih banyak peminatnya.

"Harapannya dalam 2-3 tahun ini bisa dipercepat ekspornya," kata Airlangga. (AS)
Komentar

Berita Terkini