Sembilan Orang Lolos Seleksi Pelatih PPLP Sumut, Kadispora Sumut: Kita Sedang Benahi Pelatih

| Rabu, 09 Januari 2019 | 08.37 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Baharuddin Siagian. Foto: Pojoksumut.com
Mediaapakabar.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara akhirnya mengumumkan sembilan nama pelatih baru.

Mereka  yang dinyatakan lolos seleksi adalah untuk membina atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut mulai tahun 2019.

Para pelatih dinyatakan lolos setelah memenuhi standar penilaian seleksi melalui format wawancara dengan menyampaikan beberapa item. Seperti bukti sertifikat lisensi, wawasan tentang PPLP, program latihan, konsekuensi, komitmen, dan target.

Adapun nama-nama pelatih yang lolos antara lain Fil Erwin Lubis (pencak Silat), Fahmi Hakim, Zulhamdi Sianipar (bola voli), Suryati, Edi Harianto Harahap (atletik), Yono Rusadi, Amran, Waluyo (sepakbola) dan Don Juano (pelatih fisik).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, perekrutan pelatih baru merupakan hasil evaluasi pihak Dispora Sumut atas pencapaian prestasi kurang signifikan yang ditorehkan sejumlah cabor binaan PPLP Sumut yang berpusat di Jalan Sekolah Pembangunan, No. 7 A Medan, Sunggal.

"Saat ini kita sedang membenahi pelatih maupun atlet PPLP. Artinya yang kita lakukan tidak lain untuk memberikan semacam evaluasi yang kita berikan kepada pelatih yang selama ini melatih anak-anak kita tapi tidak punya prestasi,” ujar Baharuddin Siagian, kepada wartawan, seperti yang dilansir Pojoksumut.com, Selasa (8/1/2019).

Menurut Baharuddin, langkah cepat tersebut harus dilakukan sebagai bentuk komitmen penuh pemerintah untuk persiapkan diri dalam rangka menghadapi program jangka pendek hingga panjang. Terutama persiapkan atlet pelajar yang akan tampil di even Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Sumut saat ini berkomitmen untuk persiapkan atlet terbaik mengikuti program jangka pendek seperti tampil di kejurnas PPLP dan Popnas 2020 Papua. Termasuk program jangka panjang persiapkan atlet potensial menuju PON 2024 di Sumut- Aceh,” tambahnya.

Dikatakan Baharuddin, perekrutan pealtih baru ini dilakukan karena pra pelatih sebelumnya tidak mampu melahirkan atlet berprestasi selama dibina di PPLP. Baharuddin menilai, sulit rasanya menciptakan atlet potensial tanpa ada peran pelatih yang hebat dan berkualitas.

“Rekrutmen yang kita lakukan untuk menggantikan pelatih yang kita anggap selama ini tidak bisa melahirkan prestasi penggantinya. Para pelatih baru sebelumnya mendaftar dengan seleksi awal adalah berkas melalui CV. Setelah itu tim seleksi yang terdiri dari Disporasu, UPTD PPLP, dan konsultan PPLP. Jadi semua diseleksi secara independen,” ucapnya.

Baharuddin juga menegaskan, para pelatih baru juga akan terus dipantau perkembangannya, baik saat memberikan program latihan, kedisiplinan, serta pencapaian prestasi anak didiknya.

“Termasuk pelatih atletik Edi Hariyanto dan Suryati yang merupakan mantan pelari juara nasional kita rekrut. Kita ingin mereka bisa melahirkan atlet berprestasi. Saya menginginkan PPLP bisa jadi laboratorium atlet untuk jadi andalan Sumut pada Popnas dan jangka panjang menuju PON 2024,” harapnya.

Sebelumnya ada 12 peserta yang mengikuti seleksi, sebelum akhirnya 9 pelatih dinyatakan lolos. Tim seleksi terdiri dari Rudi Renaldi (Sekretaris Dispora Sumut), Rusli (Kabid Pembudayaan Dispora Sumut), Dahliana (kepala UPTD Kebudayaan Olahraga), Prof. Agung Sunarno (tenaga ahli kepelatihan). (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI