|

Mengatasnamakan Aktivis Agraria, Ingin Kuasai Lahan Yang Ditanami Pohon Jabon

Kali Dibaca
Pohon Jati Putih pemilik lahan yang ditebangi dan dirusak warga sekitar mengatasnamakan aktivis Agraria. (dani) 
Mediaapakabar.com-Akibat dianggap tak bertuan, tanah seluas 140x65 M2 yang telah ditanami pohon Jabon (Jati Putih) di Gang Persatuan 11, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, dirusak warga sekitar yang mengatasnamakan aktivis Agraria.

Dalam laporan pengaduan yang diterima Polres Belawan, pemilik lahan Panca Okto Eben Ezer Gultom mengadukan M Ishak Hasibuan alias Kandar Cs yang maju menjadi Caleg DPRD Deliserdang pada tahun ini.

" Kami melaporkan Kandar Cs itu ke pihak kepolisian dengan kasus pengrusakan," katanya pada wartawan usai membuat pengaduan tersebut di Polres Pelabuhan Belawan pada Selasa (22/1/2019). 

Menurutnya, dalam laporan pengaduan itu sesuai dengan No LP/28/1/2019/SPKT Polres Pelabuhan Belawan tertanggal 22 Januari 2019 yang ditandatangani Kanit I SPKT Aiptu D Sinaga. 

" Sejak minggu lalu tanaman pohon kami ditebang mereka tapi belum semuanya dan Senin kemarin tanaman pohon Jabon kami sudah di tebang alias gundul," cetus Panca.  

Pengakuan Panca sejak 2005 pihaknya telah menanam bibit pohon jati putih di lahan seluas 140 x 65 M² di jalan persatuan 11 Desa Manunggal, Deliserdang tersebut.

Alhasil, berdalih tanah tertidur dan tak digarap oleh penggarap, Kandar CS dan Zega menebang pohon Jati Putih yang ditanam Panca. 

“ Waktu kami jumpa di lokasi, Kandar CS dan Zega mengatakan bahwa lahan itu adalah lahan tertidur yang tak digarap oleh penggarapnya, padahal saya sudah ada menanam pohon jati putih “ terang Panca. 

Panca mengapresiasi Kapolres Pelabuhan Belawan  yang cepat tanggap atas keluhan masyarakat, seandainya keluhan warga tidak ditanggapi, bisa saja hal hal yang tidak di inginkan terjadi, “ pasalnya ini Marwah, kami tidak  akan bisa terima dibuat begitu saja “ tambah panca.

Selanjutnya, ia meminta pihak kepolisian agar di atas lahan yang pohonnya dirusak untuk di police line. " Maksudnya biar TKP aman dan barang bukti tidak dikuasai oleh orang lain," harapnya.   

Sebab, lanjut Panca, Kandar Cs setiap harinya masih saja berada sekitaran lahan tersebut.  

Lahan tanaman pohon jati putih yang ditebang dan dirusak warga sekitar mengatasnamakan aktivis Agraria. (dani) 
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan membenarkan atas laporan tersebut dan secepatnya memanggil terlapor untuk diperiksa lebih lanjut.

“ Iya kita tunggu bang, kami akan memanggil terlapor terlebih dahalu, itu prosedur yang harus kami lakukan. “ tandas AKP Jerico Lavian Candra. (ap)
Komentar

Berita Terkini