|

Kronologi Curhat Kapten Leo Sianturi Ditolak BPJS dan Tidak Bisa Berobat di Rumkit Tentara

Kali Dibaca
Screenshot video curhatan Kapten Leo Sianturi
Mediaapakabar.com - Video aksi kekecewaan seorang prajurit perwira TNI AD Kapten Leo Sianturi viral di media sosial beberapa hari ini.

Dalam video itu, Leo sampai minta tolong kepada Presiden Joko Widodo karena merasa diusir oleh rumah sakit milik kesatuan sendiri.

Leo adalah Komandan Koramil 10 Balimbingan Kodim 02/07 Simalungun. Dalam video yang beredar, dia tampak disorong dengan kursi roda. Bahkan infus juga masih terpasang di tangannya. Dia mengungkapkan kekesalannya, karena merasa ditelantarkan pihak rumah sakit.

“Tolong saya Pak Presiden, tolong saya Pak Panglima. Saya Kapten Leo Sianturi tak dilayani dengan baik di rumah sakit,” begitu kata Leo seperti yang dikutip dari Pojoksumut.com.

Dalam video yang beredar, dia diduga diusir karena tidak ada keluarganya yang menjaganya di Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01.07.01 Kota Pematangsiantar.

Belakangan pihak rumah sakit memberikan klarifikasi. Mereka membantah Kapten Leo yang menuding tidak dirawat dengan baik.

Kepala Rumkit Tentara Pematangsiantar Mayor CKM dr. Hadi Zulkarnaen menjelaskan kronologis, bagaimana Kapten Leo sampai dirawat di sana.

Sebelum video itu viral, Kapten Leo menjalani operasi kecil. Tepat pada pergelangan kakinya, Kamis (24/1).

Hadi mengatakan, jika mereka melakukan operasi untuk mengeluarkan nanah di dalam benjolan karena penyakit asam uratnya. Setelah operasi, Leo merasakan sakit di bagian dada. Namun saat diperiksa, kondisinya normal.

Permasalah mulai terjadi pada Jumat (25/1). Perawat yang bertugas pagi hari menanyakan, apakah Leo sudah sarapan. Leo menjawab belum. Namun dia sambil makan keripik. “Sudah dikasih tadi, tapi saya suruh bawa lagi pramusaji,” ujar Mayor Hadi menirukan ucapan Leo, Minggu (27/1) seperti dilansir Jawapos.com.

Setelahnya, perawat bertanya siapa yang menjaga Kapten Leo selama dirawat. Karena Leo memang tampak hanya sendirian di dalam kamar rawat inap.

“Hal itu sesuai dengan SOP Rumkit, agar perawat lebih maksimal menjaga pasien. Gara-gara pertanyaan ini dia tersinggung, namun tetap dijawabnya saya sudah cerai, sambil mendongkol,” ujar Hadi.

Karena merasa tidak tahu masalah, sang perawat bertanya lagi ihwal keberadaan anak-anak leo. Leo pun menjawab jika anak-anaknya berada di Bandung dan ada yang sedang menempuh pendidikan TNI.

“Saat itu perawat mengatakan enaklah anak bapak ada yang tentara, seketika itu pula, Kapten Leo tersinggung. Ngapain kalian tanya itu, disitulah awal dia marah,” ucap Hadi menirukan.

Leo merasa pertanyaan itu membuatnya sakit hati dan terlalu berlebihan. Karena dia merasa jika sakit tidak ada yang perlu menemaninya. Karena sudah menjadi perawat untuk merawat pasien.
“Tapi yang namanya perawat, wajar bertanya. Jadi kalau tidak ada yang nungguin, kita bisa lebih waspada merawatnya. Maksudnya seperti itu. Dia salah sangka,” imbuhnya.

Sang perawat juga sudah meminta maaf. Namun Leo malah pergi meninggalkan rumah sakit. “Udah ditahan tahan juga nggak mau. Akhirnya dia naik angkot ke rumah sakit swasta Vina Insani. Namun karena masih dalam perawatan rumah sakit tentara, sistem BPJSnya terkunci. Tidak bisa diaktifkan. Jadi pergilah dia ke kantor BPJS,” tutur Mayor Hadi.

Kata Hadi, saat pulang dari BPJS, emosi Leo tak juga mereda. Lantas dia menelepon rekan-rekannya yang berprofesi jurnalis. “Kejadianya (viral) di BPJS, dia ribut disitu. BPJS bingung dia datang marah-marah . Kami kesana bawa ambulans. Namun dia tidak mau malah makin menjadi jadi, hingga videonya viral,” tukasnya.

Sejauh ini, pihak rumah sakit belum mengetahui penyebab pasti kenapa Kapten Leo senekat itu. Bahkan Leo juga menyebut-nyebut Panglima TNI hingga Panglima Kodam I Bukit Barisan untuk mengungkapkan rasa kecewanya.

Kabar teranyar, Kapten Leo dirawat di Rumah Sakit Vita Insani. Kapten Leo juga sudah ditangani oleh tim kesehatan TNI AD.

Hotman Paris Hutapea juga tak ketinggalan mengunggah ulang vide viral Leo Sianturi. Dalam akun resminya @hotmanparisofficial, pengacara nyetrik itu mengundang Leo datang ke Kopi Joni. “Pak Sianturi ditunggu di Kopi Joni: Terminal Tangisan,” tulis Hotman dalam video itu. (AS)
Komentar

Berita Terkini