|

IJK Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Kali Dibaca
Kepala OJK KR 5 Sumbagut, Yusup Ansori pada pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Medan. (abi)
Mediaapakabar.com-Pada 2019 momen penting bagi Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Sumatera Utara. Dimana IJK diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian dengan meningkatkan perannya di masyarakat Sumut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengatakan, untuk membangun perekonomian di Sumut tidak cukup mengandalkan peran pemerintah daerah saja, namun dibutuhkan juga peran aktif industri jasa keuangan sebagai penghubung antara surplus dan unit defisit.

"Harus ada inisiatif yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor prioritas pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut," katanya," di Medan, Jumat (25/1/2019).

Dikatakannya, untuk pemberdayaan UMKM IJK harus punya inovasi teknologi informasi dalam pengaturan dan pengawasan agar perkembangannya makin baik.

"Kami selaku pemerintah daerah Sumut mengharapkan agar kebijakan dan inisiatif Otoritas Jasa keuangan (OJK) dapat diaplikasikan dan berkolaborasi dengan kami," ujarnya.

Selain itu, Ijek panggilan akrabnya mengharapkan IJK di Sumut dapat terus ditingkatkan melalui forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dan berbagai program turunannya yang berpihak pada UMKM.

Perkembangan Industri Keuangan di Sumut sudah relatif baik, yang mencapai Rp163,68 triliun atau sebesar 74,9 persen dari total kredit yang disalurkan. Dimana perdagangan, pertanian dan industri pengolahan menjadi primadona dalam bidang lapangan usaha.

"Untuk itu, kami mengapresiasi kepada IJK di Sumut yang aktif dalam penyediaan modal kerja pembiayaan di luar perbankan yang selama ini tumbuh 11,37 persen dan kedepan diharapkan akan lebih baik lagi," imbuhnya. (abi)
Komentar

Berita Terkini