|

BMKG Beri ' Warning ' Potensi Bencana...

Kali Dibaca
Int
Mediaapakabar.com-Pihak BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. Salah satu bibit siklon saat ini berada di Laut Timor ( 94S) berpotensi meningkat. 

Menjadi siklon tropis dalam 3 hari ke depan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang mencapai 25 knot ke atas di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Demikian Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono R. Prabowo dalam siaran pers yang diterima mediaapakabar.com, Kamis (24/1/2019). Melanjutkan dari himbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya pada 16 Januari 2019, BMKG kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan SIAGA dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019. 

Khususnya dampak curah hujan yang tinggi akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019.
Berikut adalah Wilayah-wilayah yang berpotensi *hujan lebat untuk periode 23 - 26 Januari 2019, antara lain:
*Aceh
*Lampung
*Banten
*DKI Jakarta
*Jawa Barat
*Jawa Tengah
*DI Yogyakarta
*Jawa Timur
*Bali
*NTB
*NTT
*Kalimantan Utara
*Sulawesi Selatan
*Sulawesi Tenggara
*Papua Barat
*Papua
Sedangkan Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 - 30 Januari  2019 :
*Sumatera Selatan
*Bangka Belitung
*Bengkulu
*Lampung
*Banten
*DKI Jakarta
*Jawa Barat
*Jawa Tengah
*DI Yogyakarta
*Jawa Timur
*Bali
*NTB
*NTT
*Kalimantan Timur
*Kalimantan Utara
*Sulawesi Selatan
*Sulawesi Tengara
*Maluku
*Papua Barat
*Papua
Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak  dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang terjadi pada akhir Januari 2019 ini. Antara lain potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. 

Masyarakat agar tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik. (rel)

Komentar

Berita Terkini