Akibat Ulah 'Wedding Organizer' Kabur, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan: Tamu Undangan Tak Makan

| Selasa, 08 Januari 2019 | 09.02 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kotak antar-antaran pengantin yang masih berada di kediaman ANG korban dari penipuan Wedding Organizer MGD, Senin (7/1/2019). Foto: Kompas.com
Mediaapakabar.com - Kasus kaburnya pengelola Wedding Organizer (WO) inisial inisial MGD milik RIY alias Uut saat ini menjadi perbincagan hangat warga di Palembang, Sumatera Selatan.

Setelah ANG dan FDL sepasang pengantin menjadi korban penipuan WO MGD lantaran catering tidak datang hingga membuat tamu undangan tak makan, berbagai korban lain mulai bermunculan.

Hal tersebut diungkapkan oleh ANG yang menjadi korban.

Menurut ANG, setelah Uut kabur, fotografer pernikahannya sempat mengaku belum menerima sepeserpun jasa mereka dari pelaku.

"Saat sampai siang makanan tak kunjung datang dan Uut hilang, Fotografernya bilang jika mereka belum dibayar," kata ANG, seperti yang dilansir Kompas.com Senin malam (7/1/2019).

Rupanya, bukan fotografer saja, namun jasa sewa pakaian pengantin, hingga mobil pengantin juga ikut kena imbas lantaran tak dibayar oleh Uut.

"Tenda 9 unit, sampai kotak untuk antar-antaran juga belum dibayarnya. Padahal kami sewa WO itu untuk paket seluruhnya, dari urusan baju sampai makan," ujar ANG.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, barulah terungkap jika WO MGD yang dikelola oleh Uut ternyata menyewa di tempat lain untuk berbagai macam alat acara pernikahan.

"Ternyata dia cuma ambil biaya jasa, semuanya itu dia juga sewa tempat lain tapi belum dibayar," ungkap korban.

Setelah acara selesai, banyak pihak penyewa menyambangi kediaman ANG di kawasan Sako Palembang untuk mengambil barang yang disewa oleh Uut.

Meskipun ikut menjadi korban, ANG masih berbesar hati dan memberikan seluruh barang itu kepada pemiliknya tanpa ditahan sembari menunggu itikad baik dari Uut.

"Kami berikan saja, mereka juga jadi korban. Karena kalau tidak ada baju bagaimana mereka bisa usaha. Kami juga kasihan,"ungkap ANG.

Setelah memberikan seluruh barang yang disewa Uut, ANG pun menghubungi keluarga pelaku terkait permasalahan biaya tersebut.

"Ibunya (Uut) bilang yang tanggung jawab,jadi mereka saya arahkan ke sana,"jelas dia.

Pihak keluarga pun sampai saat ini tak mengetahui soal keberadaan Uut, setelah kabur resepsi pernikahan ANG.

"Uut sempat pulang ke rumah ibunya itu ambil anaknya, dengan alasan ingin pergi ke acara ulang tahun. Ternyata tak pulang juga, nomor ponsel serta WhatsApp juga tidak aktif lagi," ujar korban.  (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI