|

Usai Menikah, Imam Nahrawi Berharap Lindswell Kwok Bisa Jadi Pelatih Wushu

Kali Dibaca
Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi. Foto: Istimewa
Mediaapakabar.com - Atlet wushu nasional Indonesia, Lindswell Kwok sedang menjalani masa masa bahagia, usai menjalani resepsi pernikahan bersama Achmad Hulaefi, Minggu (9/12/2018).

Setelah resepsi, Lindswell memang sudah merencanakan pensiun dari cabang olahraga yang telah melambungkan namanya juga Indonesia.

Namun, besar harapan publik Tanah Air, pewushu asal Sumatera Utara itu tidak serta merta melupakan wushu.

Seperti yang diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang berharap Lindswell mau menjadi pelatih.

Prestasi Lindswell di dunia wushu memang luar biasa. Tercatat sudah 12 medali dikumpulkan dari Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan ajang lainnya.

Dari total medali tersebut, Lindswell berhasil mengumpulkan 7 medali emas sejak 2009. Teranyar, atlet berdarah Medan dan Tiongkok tersebut berhasil membawa Merah Putih berkibar di Asian Games 2018 di cabor wushu.

Saat berada dalam performa terbaik, Lindswell memutuskan untuk pensiun. Menpora Imam Nahrawi pun berharap kemampuannya pada nomor Taijiquan dan Taijijian dapat ditularkannya kepada atlet-atlet junior.

“Tentu saya berharap setelah pernikahan ini, Lindswell bisa menjadi motivator atau pelatih agar nantinya lahir Lindswell-Lindswell baru di wushu Indonesia,” ujar Imam Nahrawi, seperti yang dikutip Pojoksatu, Rabu (12/12/2018).

Setelah Lindswell memutuskan pensiun, dunia wushu Indonesia, khususnya sektor putri seperti kehilangan atlet andalan. Tentu ini menjadi tantangan bagi Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk melahirkan atlet berbakat dan berprestasi lainnya.

Imam yakin PB WI telah mengantisipasinya. Terlebih ketika harus menggandeng Lindswell untuk membimbing para atlet muda lainnya.

“Kita tahu bahwa wushu sektor putri membutuhkan tantangan tersendiri setelah Lindswell pensiun. Saya sendiri juga menginginkan ketika Lindwell sudah punya momongan, sang anak bisa menjadi penerusnya,” tutup Menpora Imam Nahrawi. (AS)
Komentar

Berita Terkini