Menteri Keuangan Sri Mulyani Pastikan Penerimaan Negara Alami Peningkatan

| Kamis, 06 Desember 2018 | 10.52 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Sri Mulyani. Foto: Pojoksatu.id
Mediaapakabar.com - Penerimaan negara pada akhir tahun akan mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dirinya memperkirakan penerimaan negara sampai akhir 2018 sebesar Rp 1.936 triliun atau lebih tinggi dari target APBN Rp 1.894 triliun.

Dikatakan, peningkatan penerimaan itu dipicu karena adanya pertumbuhan penerimaan di sejumlah pos anggaran. Sebut saja pajak yang tumbuh 15,2 persen, bea cukai 14,7 persen, dan Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) yang tumbuh 28,4 persen. Secara keseluruhan, pendapatan negara tumbuh 18,2 persen.

“Untuk pertama kali penerimaan negara akan melebihi apa yang ada di dalam UU APBN,” ujarnya, dilansir JawaPos.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menuturkan, untuk belanja negara tercatat tumbuh 11 persen atau menjadi Rp 2.210 triliun.

Dengan capaian itu, diperkirakan defisit anggaran pada 2018 hanya sebesar 1,86 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau masih di bawah target APBN yang sebesar 2,19 persen.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyebut defisit itu ikut berdampak pada keseimbangan primer yang sepanjang 2018 defisit sebesar Rp 15 triliun. Angka itu, kata dia, lebih rendah dari yang ditetapkan dalam APBN sebesar Rp 87 triliun.

“Sangat jauh lebih kecil, turun hampir sekitar Rp 72 triliun, Ini perbaikan APBN yang bagus sebagai modal kita menghadapi ketidakpastian 2019,” pungkasnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI