|

KPU Ujicoba Kekuatan Kotak Suara Kardus, Ini yang Terjadi Saat Dilempar ke Laut

Kali Dibaca
Dibungkus plastik dan selotip, kotak suara kardus dilempar KPU Sulbar ke laut, Minggu (23/12/2018). Foto: Kompas.com
Mediaapakabar.com - KPU Sulawesi Barat kembali membuat "gebrakan" di tengah polemik kotak suara kardus yang banyak dikhawatirkan publik akan mudah robek dan disalahgunakan pihak-pihak tertentu.

Sebelumnya, KPU Sulbar menguji ketahanan kotak suara kardus dengan diduduki lalu diangkat oleh empat orang.

Kali ini, untuk meyakinkan khalayak terkait kekutan kotak suara, petugas KPU melemparkan dua kotak suara kardus yang telah dibungkus rapi dengan plastik tambahan dan diberi selotip, ke tengah laut.

Dua petugas KPU kemudian melompat ke tengah laut dan berjibaku menyelamatkan kotak suara dengan cara berenang menantang gelombang laut.


Dua kotak suara kardus yang sebelumnya telah dibungkus plastik tambahan dan diisolatif dengan rapat ini dilemparkan dan dilarung dari atas perahu ke tengah laut secara bersamaan oleh petugas KPU Polewali Mandar dan KPU Sulbar di perairan Pulau Battoa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (22/12/2018) kemarin.

Melansir Kompas.com, Ketua KPU Sulbar, Rustang menyebutkan, simulasi uji ketahanan dan kedap air dengan cara kotak suara kardus dilemparkan petugas KPU ke tengah laut terbukti aman.

Menurut Rustang, kardus kotak suara bukanlah karton biasa, tapi karton yang terbuat dari serat kayu yang kuat.

Terkait keamanannya, Rustang mengatakan akan lebih aman karena nanti akan diawasi lebih banyak pemangku kepentingan pemilu yang terlibat.

Ditanya soal potensi kotak suara dirusak pihak tertentu seperti disobek pisau cutter untuk mengacak-acak dokumen pemilu, Rustang menjamin tidak akan terjadi. Sebab, pengamannya cukup ketat dan melibatkan semua pemangku kepeningan pemilu seperti Bawaslu, polisi, KPU, saksi dan pengawas lainnya.

“Kita pastikan ini aman. Tadi kita sudah simulasi sama-sama soal ketahanan air dan terbukti tidak ada masalah. Soal kemungkinan dirusak saya kira pengamananya ketat dan melibatkan semua stakeholder pemilu, termasuk polisi, Bawaslu, KPU dan lainnya. Jadi saya kira aman,” jelas Rustang.

Sebelum dilemparkan ke tengah laut, dua kotak suara ini dibawa petugas KPU ke tegah laut menggunakan perahu nelayan setempat.

Baca juga: Sebanyak 2.065 Kotak Suara KPU Badung Rusak Terendam Banjir

Tiba di tengah laut, kotak suara kardus yang sudah disiapkan tersebut dilemparkan petugas secara bersamaan. Kotak suara itu itu kemudian terombang-ambing oleh gelombang.

Beberapa menit kemudian, dua petugas KPU melompat ke laut dan berjibaku mengambil kembali logistik pemilu tersebut untuk diangkat ke daratan. Mereka tampak kesulitan membawa kotak suara karena terbawa ombak.

Sayangnya, meski sudah dibungkus plastik tambahan dan dibalut dengan selotip, masih ditemukan sedikit kebocoran. Air laut merembes ke dalam kardus tersebut. (AS)
Komentar

Berita Terkini