Hasil Penyelidikan Polisi: Kematian Eril Dardak Karena Serangan Jantung Berdasarkan Indikasi Keluarga

| Selasa, 18 Desember 2018 | 08.45 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Eril Dardak. Foto: Istimewa
Mediaapakabar.com - Keluarga Eril Ario Listianto Dardak mengindikasikan bahwa kematian Eril disebabkan serangan jantung.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai setelah berkomunikasi dengan keluarga korban.

"Iya, sakit asma, ada indikasi serangan jantung kata keluarganya," kata Rifai, melalui pesan singkat, seperti yang dilansir Kompas.com, Senin (17/12/2018).

Meski begitu, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Eril. Sebenarnya, autopsi jenazah bisa membantu mengungkap penyebab kematian korban, namun pihak keluarga tak mengizinkan hal tersebut.

Sampai saat ini, polisi terus mendalami penyebab kematian korban melalui jejak digital forensik Eril.

Analisa kebiasaan-kebiasaan korban juga bakal dilakukan Polrestabes Bandung melalui Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan ITB.

Pada Kamis (13/12/2018) siang lalu, Inafis Polrestabes Bandung sempat kembali melakukan olah TKP lanjutan. Namun, belum menemukan titik terang mengenai kematian Eril.

Sedang awak media sendiri tidak diperkenankan masuk oleh keamanan indekos elit tempat Eril ditemukan meninggal di kamarnya. "Belum ada (fakta baru)," singkat Rifai.

Pada olah TKP awal, polisi menemukan sejumlah barang mulai dari tabung He, selang, hingga tabung freon, di kamar indekos Eril.

Bahkan, televisi di kamar korban masih menyala usai menayangkan siaran YouTube.

Rifai mengungkap judul tayangan YouTube yang diduga ditonton korban yakni oxygen regulator medical. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI