Video Viral Di Medsos Soal Penculik Anak SD, Ternyata Hoax

| Kamis, 01 November 2018 | 14.53 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
orang tua korban pencurian anak di dampingi anggota Binmas polsek medan baru. (zani)
Mediaapakabar.com-Masih ingat kejadian penculikan anak depan Indomaret Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru beredar virol videonya di Medsos, ternyata hoax.

Buktinya, Kapolsek Medan Baru melalui Kanit Binmas, Iptu Kasir Nasution, pelaku yang dituduh menculik anak itu ternyata tuli dan bisu (tuna wisma) dan kurang waras.

" Yang diduga pelaku pencurian anak SD Negeri 53 beredar videonya viral di Medsos adalah ibu kurang waras dan Tuna Wisma," katanya. 

Menurutnya, anak berinisial Y itu mengatakan, ia sedang menyeberang jalan dan berpapasan dengan seorang ibu yang berkesan menakutkan. Lalu si anak, merasa ketakutan, kembali ke sekolahnya dengan keadaan menangis dan melapor kepada pihak guru.

Karena pada saat itu Y dalam keadaan menangis, mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berkumpul serta mendekatinya. Masyarakat pun berspekulasi sang anak akan diculik seorang ibu. 

Kemudian pada saat itu juga salah seorang masyarakat membawa ibu tersebut untuk dipertanyakan. Setelah ditanya, jawaban dari ibu tersebut tidak nyambung alias ngelantur dan diduga ibu itu kurang waras dan tuna wisma. 

Setelah melakukan pertemuan di Polsek Medan Baru dan menceritakan semua kejadian awal, Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Kasir Nasution mengaku penculikan anak SD Negeri 53 Pajak Sore Kelurahan Padang Bulan Kecamata Medan Baru, itu adalah Hoax 

Selanjutnya, pelaku yang diduga bernama Sumiati br Ginting, sudah dijemput pamannya, Sanggup Tarigan (48) warga Jalan Parang No. 33 Kelurahan Kwala bekala, Kecamatan Medan Johor. (zani)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI