Sekolah Sungai Gerakan Terpadu Pengurangan Resiko Bencana

| Rabu, 07 November 2018 | 14.02 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Apel dan aksi ini dipimpin langsung Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, M.Si yang diikuti ribuan peserta di Rajasyah Outbond dan Edukasi, Jalan Bunga Pariama Kelurahan Namu Gajah Medan Tuntungan. Rabu (7/11),foto-apakabar/dani
Mediaapakabar.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan melaksanakan Apel dan Aksi Gerakan Resiko Bencana. 

Melalui Sekolah Sungai merupakan gerakan terpadu pengurangan resiko bencana yang berkaitan dengan pengembangan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara berkelanjutan.

Apel dan aksi ini dipimpin langsung Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, diikuti ribuan peserta di Rajasyah Outbond dan Edukasi, Jalan Bunga Pariama Kelurahan Namu Gajah Medan Tuntungan. Rabu (7/11/2018).

Apel yang diikuti unsur TNI, Polri, Sat Pol PP, Kepala Lingkungan Se-Kota Medan, relawan,BPBD Kota Medan,Dandim 0201/BS Kolonel Yuda Rismansyah.  

Wakapolrestabes Medan AKBP. Rudi Rifani, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemko Medan, Camat se Kota Medan dan Muspika Medan Tuntungan.

Wali Kota menyampaikan, kesadaran mengurangi resiko bencana harus berbasis komunitas, jika komunitas sekolah sungai ini kuat maka ini dapat disebarkan kepada masyarakat luas.

“Kalau masyarakat tidak diajak, tidak dilibatkan dan tidak mendapat kewenangan dalam membangun wilayah DAS sesuai dengan peruntukannya niscaya program ini tidak akan berjalan lancar,” ungkap Wali Kota.

Kepala BPBD Kota Medan Arjuna Sembiring menyampaikan, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran, sehingga kembali tercipta nilai budaya di masyarakat dalam pengelolaan risiko bencana di Kota Medan.

Pada pelaksanaan apel ini, Wali Kota juga menyerahkan bibit pohon, cangkul, sekop, garpu taman dan perlengkapan lapangan lainnya secara simbolis kepada 6 orang peserta.  (dani)
            
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI