Sedih, Bayi Lahir dengan Usus Keluar Asal Asahan Dirujuk ke RSUP Adam Malik

| Jumat, 02 November 2018 | 08.33 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Bayi usus keluar asal Asahan yang dirujuk ke Medan. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Seorang bayi perempuan asal Kabupaten Asahan dilahirkan dengan dengan kondisi usus di luar tubuhnya.

Saat ini, bayi tersebut mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

Kasubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan pihaknya kini tengah merawat bayi malang tersebut. Rosa mengatakan, bayi berinisial AASR berusia dua hari itu tidak dilahirkan di RSUP Adam Malik. Bayi itu dirawat sejak 31 Oktober 2018, pukul 18.00 WIB.

“Bayi tersebut tidak lahir di rumah sakit ini. Data yang kami terima bayi lahir dengan berat badan 4 Kg, dengan kondisi usus berada di luar. Tapi keadaan umumnya yang cukup stabil,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Rosa menyebutkan bayi tersebut saat ini dirawat di Ruangan Feto Maternal-Neonatologi dan ditangani oleh dokter spesialis bedah anak. “Bayi dalam keadaan diinfus, serta bagian usus yang berada di luar sudah dibungkus dengan bahan khusus,” jelasnya seperti yang dikutip Pojoksumut.com.

Sementara, ayah sang bayi, Nurul Azmi Ritonga (25) mengaku usai menikah awal 2018, ia dan istrinya berangkat ke Palembang mengais rezeki bekerja di salah satu pabrik. Tak lama berumahtangga, istrinya Syahyanti Solin (25) mengandung anak pertama mereka.

“Selama mengandung memeriksa kandungan di bidan tidak ada keluhan. Usia kandungan memasuki 3 sampai 4 bulan, gerak sang bayi aktif,” ujarnya.

Selama mengandung, kata Azmi, istrinya juga kerap mengkonsumsi makanan yang sehat sesuai anjuran dari bidan dan selalu mengikuti perkembangan kandungan sang istri. Singkat cerita, pada bulan Agustus, ia dan istri kembali ke Kisaran, guna menanti kelahiran sang anak.

Sebelum melahirkan, turur Azmi, sang istri ada dua kali memeriksa kandungan ke RS swasta yang berbeda di Kisaran. Oleh pihak rumah sakit, disebutkan jika janin yang dikandung ada kelainan di bagian ususnya.

“Tapi kami tidak percaya ada kelainan, karena gerak si bayi aktif terus. Lalu kami pun memeriksakan kondisi kandungan ke rumah sakit swasta lainnya pada bulan September, dan berdasarkan hasil USG disebutkan tidak ada kelainan. Sehingga kami pun lega,” terangnya.

Namun tepat tanggal 31 Oktober 2018, pukul 09.30 WIB, AASR pun lahir di klinik bersalin, Kisaran, secara normal. “Tapi setelah lahir, baru ketahuan anak saya lahir dengan usus yang berada di luar tubuh,” sebutnya.

Melihat kondisi anaknya oleh Azmi, sang bayi pun langsung dirujuk ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, untuk kemudian dirujuk kembali ke RSUP H Adam Malik guna perawatan lebih intensif.

“Memang dokter belum memberi tahu apa penyebab anak saya bisa lahir dengan seperti ini. Tapi saya berharap tim medis yang di RS Adam Malik dapat memperbaiki kondisi usus anak saya ke dalam tubuhnya,” harapnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI