KPAI Angkat Bicara Soal Video Viral Guru Dibully Siswanya di Depan Kelas

| Senin, 12 November 2018 | 08.20 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Guru dibully siswa di dalam kelas
Mediaapakabar.com - Video guru dibully siswa viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sekelompok siswa mengepung gurunya dan seolah saling tendang di dalam kelas .

Dalam sekejap, video tersebut menyebar luas. Video itu telah dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan, staf pengaduan KPAI menerima kiriman 4 foto dan sebuah video guru dibully siswa, Minggu (11/11) sekitar pukul 13.50 WIB.

Menurut Retno, informasi tersebut dikirimkan melalui melalui media sosial KPAI. Diinfokan bahwa kejadian di salah satu SMK swasta di Kendal, Jawa Tengah.

“Video tersebut memperlihatkan seorang guru pria paruh baya menjadi sasaran bullying murid-muridnya, setidaknya ada lima orang siswa yang tampak mengarahkan tendangan ke arah guru tersebut sambil tertawa,” beber Retno dalam keterangan tertulisnya yang diterima pojoksatu.id, Senin, 12 November 2018.

Dalam video itu terihat seorang siswa mendorong sang guru, kemudian disusul siswa lain. Sang guru terlihat berusaha menghalau murid-muridnya dengan gerakan tendangan dan mengibaskan buku yang dipegangnya.

Mereka tampak terlihat seolah saling tendang bahkan sepatu guru tersebut melayang sebelah.

Video berakhir dengan tawa-tawa siswa dan guru mengambil kembali sepatunya yang lepas.

Kepala SMK yang bersangkutan, kemudian melakukan klarifikasi bahwa faktanya tidak ada pemukulan atau kekerasan fisik, karena sebenarnya para siswa dan guru tersebut hanya guyonan alias bercanda.

Menurut Retno, KPAI menyayangkan aksi “guyonan” para siswa terhadap gurunya karena mencerminkan ketidak santunan sikap dan perilaku peserta didik terhadap sang guru.

“Dengan tujuan dan alasan apapun, tindakan para siswa tersebut sebagaimana terlihat di video merupakan tindakan tidak patut dan tidak bisa dibenarkan,” imbuh Retno.

KPAI menyesalkan viralnya video ini, karena identitas anak dan nama sekolah tidak diblur, sehingga diketahui publik secara luas.

Hal ini berpotensi kuat menimbulkan stigma negative terhadap sekolah dan para siswa lainnya yang bersekolah di SMK tersebut. Apalagi komentar netizen mayoritas negatif dan agak emosional setelah melihat video “guyonan” ini.

KPAI menghimbau kepada netizen untuk tidak lagi menyebarkan video tersebut, cukup berhenti di KITA saja, karena saat ini kasus dalam video tersebut sedang ditangani pihak sekolah dan akan dipantau prosesnya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

“KPAI akan berkoordinasi awal melalui telepon dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah terkait kasus ini pada Senin, 12 November 2018, guna memastikan langkah penyelesaian dan jika diperlukan adanya program pembinaan terhadap siswa dan pihak sekolah oleh Pemerintah Provinsi dan OPD terkait,” tandas Retno. (AS)

Berikut video detik-detik guru dibully siswa hingga seolah saling tendang di kelas:


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI