Kasus Pembunuhan Keluarga Di Bekasi Dipicu Dendam

| Jumat, 16 November 2018 | 12.03 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: Ist 
Mediaapakabar.com-Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi dipicu akibat dendam tersangka kepada iseri korban.

"Motifnya tersangka [HS] sering dimarahi [korban]," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono seperti disadur dari CNN Indonesia pada Jumat (16/11/2018).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan telah dsimpulkan bahwa motif pembunuhan terseut dilatari balas dendam. Kesimpulan diambil terhadap pelaku pembunuhan dan pengerucutan atas berbagai kemungkinan motif di balik kasus tersebut.  

" HS, tersangka pelaku pembunuhan itu diduga menyimpan dendam kepada korban," sebut Kabid Humas. 

HS adalah adik laki-laki dari Maya Ambarita (37), sekaligus istri dari Diperum Nainggolan (38). 

Argo mengatakan sudah mengumpulkan beberapa barang bukti, seperti baju dan ponsel korban. Sementara linggis yang digunakan HS untuk menghabisi nyawa empat korban, masih belum ditemukan.

"Sampai sekarang belum ditemukan karena dibuang ke Kalimalang. Kemarin suasana hujan, deras airnya sehingga kita tunda pencarian," ucap dia.


Polda Metro Jaya meringkus HS saat akan mendaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, pada Kamis (15/11/2018) atau dua hari setelah HS melakukan aksinya. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"HS tadi malam sudah kami lakukan penahanan. Jadi yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan penahanan sampai sekarang," tegas Argo. 

Sebagaimana diketahui kasus pembunuhan terhadap satu keluarga di Bekasi ini terjadi dikawasan Jatirahayu, Pondok Melati pada Selasa (13/11/2018) dini hari. 


Korban yang meninggal yakni Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9), Arya Nainggolan (7), adalah satu keluarga.

Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh seorang saksi tetangga korban, setelah merasakan kejanggalan di rumah korban.

Dalam kasus ini dua mobil milik korban sempat hilang, namun telah berhasil ditemukan. (joe)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI