Kakak Korban Lion Air Ungkap Jenazah Adiknya Teridentifikasi dari Tes DNA dan Cincin Emas di Jari

| Senin, 05 November 2018 | 07.26 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Korban kecelakaan Lion Air JT-610 di Bogor dimakamkan di TPU Cimahpar, Minggu (4/11/2018)./Foto: Pojoksatu.id
Mediaapakabar.com - Jenazah korban kecelakaan Lion Air JT-610 asal Kota Bogor, Harwinoko telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Cimahpar Bogor, Minggu (04/11/2018) malam.

Harwinoko dimakamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Saat proses pemakaman, turut hadir keluarga serta sanak saudara.

Kakak korban Harry Prajitno mengatakan, identifikasi jenazah adiknya telah dilakukan DVI Mabes Polri sejak Selasa pekan lalu.

“Tapi adik saya baru teridentifikasi pada Minggu (4/11), dan kami diberitahu oleh polisi setelah salat ashar,” katanya kepada wartawan saat berada di lokasi pemakaman seperti yang dilaporkan Pojoksatu.id.

Menurut dia, Harwinoko teridentifikasi berdasarkan tes DNA dan cincin emas bermata hijau merah yang melekat pada jarinya.

“Jadi, tes DNA itu dari foto gigi di antaranya,” tegasnya.

Harry juga mengatakan bahwa saat diterima jenazah adiknya sudah berada di dalam peti yang disegel.

“Kami keluarga belum melihat jenazahnya. Tak dijelaskan juga apakah jenazahnya ditemukan dalam kondisi utuhbatau tidak. Kita semua sangat menerima kondisi mayat dia,” katanya.

Seperti diketahui, Harwinoko adalah satu dari empat korban asal Kota Bogor yang terindentifikasi menjadi korban kecelakaan Lion Air JT 610. Sementara tiga korban lainnya adalah Darwin Haryanto, I Gusti Ayu Metta Kurnia, dan  Ubaidillah Salabi.

Pada kecelakaan naas tersebut Lion Air mengangkut 187 penumpang termasuk pilot dan pramugari. Namun, pesawat tersebut kehilangan kontak dengan menara pengawas di perairan Tanjung Karawang pada Senin (29/10) sekira pukul  06.20 WIB. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI