Big Bad Wolf Books Diselenggarakan Diberbagai Negara

| Jumat, 02 November 2018 | 13.05 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: Ist 
Mediaapakabar.com-Pameran Big Bad Wolf telah diselenggarakan di berbagai negara di Asia dengan misi untuk menciptakan kemampuan baca. 

Bazaar Buku Big Bad Wolf pertama kali dimulai di Kuala Lumpur pada 2009 dan 2015 dilaksanakan selama 17 hari dengan penjualan lebih dari 3,5 juta buku dan dihadiri 600.000 pengunjung. 

Semua disediakan merupakan buku baru dibeli langsung dari penerbit di Inggris, Amerika Serikat dan Eropa.  

Dijual di Asia dengan diskon 60-80 persen. Di Indonesia, Bazaar Buku Big Bad Wolf dikelola PT Jaya Ritel Indonesia dengan misi bantu membentuk masyarakat gemar membaca serta mencerdaskan bangsa agar siap memasuki kompetisi masyarakat. 

Sekaitan dengan itu, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, bazaar buku terbesar di dunia Big Bad Wolf hadir pertama kali di Medan.  

Bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Sumatera Utara khususnya di Medan. Bazaar Buku Big Bad Wolf hadir dari 2 November 2018 – 12 November 2018 di Gedung Andromeda Ex Bandara Polonia Medan, selama 11 hari dan dibuka 24 jam nonstop, dengan penawaran diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku impor.  

“Hari Pahlawan menjadi momen spesial untuk mengenang para pejuang yang telah gugur dalam pertempuran, mari kita isi momen yang berharga ini dengan banyak membaca untuk membangun bangsa ini dan dengan membaca kita dapat memerdekakan diri dari ketidaktahuan”, ujar Uli Silalahi, Presiden Direktur PT. Jaya Ritel. 

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial Big Bad Wolf melalui program “Red Readerhood”  mengajak para pengunjung yang hadir untuk mendonasikan buku-buku kepada masyarakat Indonesia yang berada di Samosir. 

Big Bad Wolf bersama Yayasan Alusi Tao Toba berharap buku yang didonasikan dapat bermanfaat dalam kemajuan pendidikan, menjadi semangat baru untuk lebih gemar membaca.  

Serta akses untuk memperoleh buku bacaan terbaik harus diperoleh bagi semua kalangan mengingat Pulau Samosir masih memiliki keterbatasan dalam akses informasi dan juga pendidikan.  

Bazaar Buku Big Bad Wolf pertama kalinya diadakan di Jakarta dan Surabaya pada 2016 dengan sambutan dari masyarakat lebih dari 350,000 pengunjung di Jakarta dan 250,000 pengunjung di Surabaya.  

Agus Sanjaya - Regional Transaction & Consumer Head Regional 1 / Sumatera 1 Bank Mandiri menyampaikan pameran buku terbesar di dunia ini merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat Medan karena pameran ini hanya diselenggarakan di tiga kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya dan Medan.  

Bank Mandiri juga memperkuat kesadaran masyarakat atas transaksi pembayaran non tunai dengan memberikan sarana pembayaran yang memadai dan program menarik jika masyarakat bertransaksi secara non tunai. 

“Walau harga buku sudah sangat terjangkau yaitu diskon 60 sd 80%, Bank Mandiri memberikan lagi benefit tambahan kepada seluruh pengunjung khususnya nasabah Bank Mandiri berupa potongan harga hingga 50% dengan fiestapoin, bonus voucher hingga Rp 400 ribu untuk pemegang mandiri kartu debit dan kartu kredit, serta cicilan 0% hingga 6 bulan untuk pemegang mandiri kartu kredit," kata Agus Sanjaya.  

Big Bad Wolf bekerjasama dengan Sriwijaya akan membagikan tiket gratis Medan – Jakarta – Medan untuk 3 orang pemenang yang beruntung dalam kontes #FarAwayBBW. Untuk mengikuti kontes ini cukup dengan menunjukkan bukti struk perjalanan seperti toll, tiket pesawat atau bukti perjalanan lainnya. 

Bukti pembelian buku di Bazaar Buku Big Bad Wolf lalu unggah di akun sosial media pribadi (FB/IG/Twitter) dengan hashtag #FarAwayBBW lalu tag ke IG/Twitter @bbwbooks_id dan untuk FB tag ke BBWBOOKSINDONESIA. 



“Kami sangat berterima kasih untuk antusiasme dan sambutan yang baik dari para pencinta buku khusunya yang berada di Medan, mari kita budayakan minat baca sejak dini karena dengan membaca kita dapat melihat dunia” tukas Uli Silalahi.  (joel/dani) 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI