Arena Pasar Malam Berubah Jadi Kepanikan Pengunjung Saat Bianglala Terbalik di Yogyakarta

| Senin, 12 November 2018 | 08.59 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kabin penumpang bianglala di Sekaten Yogyakarta terbalik. Foto: Detikcom
Mediaapakabar.com - Beberapa kabin di salah satu wahana bianglala di Sekaten Yogyakarta terbalik. Suasana panik dan tegang terjadi terutama saat petugas menyelamatkan para penumpangnya.

"Tadi sekitar jam 20.00, ada satu kabin yang miring, dan terlihat seperti nyenggol kabin lainnya waktu putarannya di atas," kata salah seorang pengunjung Sekaten yang tak mau disebutkan namanya saat ditemui di lokasi pasar malam di Alun-alun Utara, Yogyakarta, Minggu (11/11).

Dari pengamatannya, hampir seluruh kabin bianglala berisi penumpang saat berputar. Namun ketika insiden terjadi, hanya ada tiga kabin yang miring dan terbalik.

"Satu yang miring saat kejadian, penumpang di dalamnya panik mau turun jadi kabinnya terbalik. Lalu mesinnya dimatikan pengelola, yang dua dibalik petugas buat bantu penumpang di dalamnya keluar, turun," jelasnya.

"Tidak ada yang luka, semuanya selamat. Kalau tadi kabinnya hampir isi semua," sambungnya.

Hal yang hampir sama disampaikan oleh Kapolsek Gondomanan, Kompol I Nengah Lotama seperti yang dikutip dari Detikcom.

"Sepertinya mengenai kabin itu, posisinya saat ini terbalik karena pengelola mematikan mesinnya, dan beberapa petugas keamanan naik membantu penumpang turun. Jadi kabin dibalik, untuk mengeluarkan penumpang," jelasnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Saat berlangsungnya proses evakuasi memang sempat menjadi perhatian para pengunjung Sekaten. Mereka berkerumun dan ikut panik melihat proses evakuasi penumpang.

"Pengelola langsung menghentikan mesinnya, membantu tiga orang itu turun, dibalik kabinnya untuk menurunkan penumpang. Tidak ada yang terluka, tidak sempat terjatuh ke bawah," jelasnya.

Namun hal itu baru sebatas keterangan dari saksi. Lotama menyebut pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Wahana kita minta tidak dioperasikan dulu, ini dihentikan dulu untuk penyelidikan sebetulnya apa penyebabnya. Apakah murni karena penumpang yang guyonan di atas dan mengakibatkan kabin miring, atau ada hal lain," imbuhnya.  (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI