Viral Di Medsos Bertengkar Dengan Petugas, Akhirnya Terjerat Hukum

| Jumat, 26 Oktober 2018 | 23.29 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: Ist
Mediaapakabar.com-Masih ingat, video yang viral di netizen mengenai masyarakat yang melawan petugas pengatur lalu lintas di Jalan Cemara menuju Sutomo Medan. Akhirnya warga itu ditangkap Polisi dengan tuduhan pasal berlapis.

Sebagaimana rilis yang diterima redaksi pada Jumat (26/10/2018) malam menyebut, akibat kejadian yang sempat heboh itu, petugas kepolisian Lalu Lintas yang menjadi lawan warga tersebut melapor ke SPKT Polsek Medan Timur.

Dengan No LP LP/871/X/2018 tanggal 22 Oktober 2018. Laporan yang disampaikan petugas kepolisian Lalin itu, usai bertengkar dengan warga pengguna jalan pada hari itu juga, Senin 22-10-2018. 

Selaku pelapor sekaligus petugas kepolisian Lalin itu, Januari Rezmas Hasugian bertugas di Unit Lantas Polsek Medan Timur. 

Sementara warga yang menjadi terlapor akibat melawan petugas Lalin itu, Tahan Parningotan Simbolon. Tuduhannya tindak pidana pencurian dengan kekerasan sub pencurian sub melawan petugas. 

Seperti diketahui, petugas Lalin Unit Lantas Polsek Medan Timur sedang melaksanakan tugas Gatur Lantas di Tkp, mengamati perubahan lampu trafick light merah dari arah Jalan Cemara menuju sutomo, terdapat mobil dikendarai terlapor Toyota Agya No Pol BK 1236 OS menerobos trafick light. 

Selanjutnya, petugas menghentikan pelaku. Kemudian pelaku berhenti, oleh petugas meminta surat kendaraan dan diberikan 1 (satu) SIM B1 an. Tahan Parningotan Simbolon dan 1 (satu) STNK. 

Kemudian pelapor menjelaskan kepada pelaku bahwa pelaku melanggar lampu lalulintas dan ketika pelapor hendak melakukan tindakan penilangan, pelaku tidak terima dan merebut surat-surat yang lagi dipegang pelapor. 

Karena tidak bisa mengambil surat-suratnya kembali, dengan sengaja terlapor mengambil HT milik pelapor yang digantungkan di krah baju depan dada dan langsung melemparkan HT dinas tersebut ke dalam mobil miliknya dan menyuruh wanita yang ada disampingnya untuk menjalankan mobil. 

Sempat pelapor berusaha meraih HT di dalam mobil tersebut namun oleh terlapor menghalangi dan mendorong pelapor terjadi saling tolak badan. 

Wanita dalam mobil  mengambil alih kemudin dan menjalankan mobil meninggalkan TKP atas perintah terlapor. Selanjutnya terlapor menyusul jalan kaki. 

Mengetahui hal tersebut pelapor sesuai SOP membuat penilangan dengan BB SIM dan STNK, lanjut melapor ke SPKT Polsrk Medan Timur.  (dani)










Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI