Sepasang Suami Istri Tewas Hanyut Ditelan Derasnya Arus Saat Sungai Bah Bolon yang Meluap

| Kamis, 11 Oktober 2018 | 10.37 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Sungai Bah Bolon meluap. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Hujan deras yang melanda Simalungun membuat Sungai Bah Bolon meluap, Rabu (10/10/2018).

Akibatnya, pasangan suami istri Daulat Siagian (60) dan Yusnita Sitorus (46) warga Huta I Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, bersama rumahnya, hanyut. Keduanya kemudian ditemukan di lokasi yang berbeda dalam kondisi meninggal dunia.

Pasangan suami yang tinggal sekitar Titi Maut, pinggiran sungai Bah Bolon, Nagori Sahkuda Bayu, itu saat kejadian sedang tidur nyenyak bersama dua anaknya.

Air tiba-tiba naik dan memasuki rumah. Pasangan suami istri ini sempat berkemas, mengeluarkan beberapa barang. Namun tiba-tiba air semakin besar dan menghanyutkan rumah.

Informasi dihimpun, kedua korban sempat ditolong oleh beberapa warga dengan melempar tali. Namun karena kuatnya arus arus, mereka dan rumahnya tetap hanyut ke dalam aliran sungai Bah Bolon. Sementara dua anaknya, sempat diselamatkan dan saat ini tinggal bersama keluarganya.

Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah pasangan suami istri ini hanyut, warga melakukan upaya pencarian. Namun korban baru ditemukan setelah siang hari sekira Pukul 12.00 WIB. Pencarian dibantu dari TNI dan Polri.

Melansir Pojoksumut.com, Daulat Siagian yang pertama berhasil ditemukan masih di dekat lokasi kejadian, namun sayang korban saat diketemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Amatan kru koran ini, korban sekira pukul 13.00 WIB, jenazah korban sudah disemayamkan dan langsung dikebumikan oleh pihak keluarga, di TPU yang berada di Nagori Sahkuda Bayu.

“Saya baru pulang dari Siantar untuk mengantarkan makanan cilok, di dalam perjalanan pulang saya lihat sungai Bah Bolon sudah naik air, jadi cepat-cepat pulang untuk memberi kabar keluarga. Malam itu saya langsung ke rumah korban untuk memberitahukan banjir akan datang, karena firasat saya mengatakan akan ada banjir besar datang,” terang Hengki (30) warga Huta I Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatn Gunung Malela.

“Begitu terbuka pintu langsung saya kabari, dan langsung mereka (korban) keluar dan kami masih berusaha mengeluarkan sepedamotor mereka. Saat itu istrinya (korban) sudah sama saya di atas, namun balik lagi dia ke rumah menyusul suaminya, mungkin ada yang mau diambil dan diselamatkannya, tapi air besar keburu datang dan langsung menghantam rumah hingga hanyut dan tenggelamlah mereka,” terangnya lagi

Setelah melihat kejadian dihadapan matanya langsung, Hengki pun langsung memberitahukan kepada warga lainnya, dan pagi dini hari itu juga warga pun berusaha melakukan pencarian para korban.

Sementara pancarian korban Yusnita Sitorus terus dilakukan warga dan tim TNI dan Polri, hingga sore hari. Sekira Pukul 16.00 WIB, korban pun ditemuka sekitar 1 Km dari lokasi rumahnya, tepatnya di sungai Afdeling II Dolok Sinomba

“Kedua korban sudah ditemukan,” terang Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba SH.

Sempat Ditolong Warga

Pasangan suami istri Daulat Siagian (60) dan Yusnita Sitorus (46) warga Huta I Nagori Sahkuda Bayu, ternyata sudah sempat menyelamatkan diri setelah beberapa warga datang ke rumahnya, untuk mengingatkan bahaya karena air Bah Bolon sudah naik.

Bahkan Yusnita Sitorus, sudah menjauh dari rumahnya sebelumnya bersama anak-anaknya. Namun, suaminya Daulat, berada di rumah untuk mengeluarkan sepedamotor. Tiba-tiba Yusnita kembali ke rumah, dan saat itulah air semakin besar dan menghanyutkan rumah dan mereka berdua.

Upaya warga melakukan pertolongan dengan melemparkan tali, tidak membuahkan hasil karena air meluap. Korban masih sempat memegangi tiang penyangga rumah, namun akhirnya menyerah terbawa air. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI