Rubah Imej, Pihak Kelurahan Belawan Lakukan Terobosan

| Minggu, 14 Oktober 2018 | 15.20 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Peserta Pelatihan PATBM Belawan Bahari,foto-apakabar/rel
Mediaapakabar.com-Merubah imej dan suasana di Kelurahan Belawan Bahari yang selama ini negatif, pemerintah kelurahan setempat melakukan terobosan melalui kerjasama program dengan multi pihak.

Pada sesi Pelatihan Hak Anak dan Pembentukan Komite Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), di aula kelurahan setempat difasilitasi FK PUSPA Sumut pada Sabtu-Minggu (13-14/10/2018) Lurah Belawan Bahari, Sonang Saing tak membantah pandangan negatif tersebut.

 Kelurahan kami disebut sarang copet, begal, kampung narkoba atau persepsi negatif lain. Semua itu menjadi tantangan bagi kami untuk menjadikannya positif, kami terbuka bekerjasama dengan berbagai pihak agar Belawan Bahari kedepan lebih baik,” ujar Sonang Saing didampingi Ponirin, Babinsa.

Menurutnya, problematika di masyarakat cukup kompleks apalagi sejak pemberlakuan Permen Kelautan dan Perikanan No 71/Permen-Kp/2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkap Ikan menyebabkan nelayan terbatas dalam melaut, sehingga pendapatan nelayan menurun drastis.

“Penurunan pendapatan keluarga mempengaruhi terjadinya KDRT, anak putus sekolah, pekerja anak hingga ada yang stress dan terlibat menggunakan narkoba. Makanya kami terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan saat ini kami menjalankan program perlindungan anak dengan FK PUSPA Sumut,” papar Sonang 

Saat ini dengan FK PUSPA pihaknya melakukan pelatihan untuk penguatan PATBM, pelatihan merajut bagi perempuan, pelatihan bahasa Inggris bagi anak-anak untuk menjadikan Belawan Bahari sebagai kampung Inggris dan pelatihan karakter anak.

 Harapan kami, melalui wisata bahari ramah anak (WBRA) ada alternatif pendapatan bagi masyarakat terutama jika nelayan tidak dapat melaut. Misalnya kapal nelayan dapat menjadi sarana transportasi mengelilingi pesisir pantai dan pinggiran Sungai Deli menjadi arena kuliner laut seperti kuliner kerang, udang dan kepiting,” imbuhnya.

Di tempat sama,Ketua FK PUSPA Sumut, Misran Lubis bersama Sulaiman Zuhdi Manik, menyatakan pihaknya telah melakukan asessment Belawan Bahari sebagai destinasi wisata bahari ramah anak.

“ Berbagai pelatihan yang saat ini sedang kami laksanakan, merupakan tahap penguatan sumber daya manusia. Setelah orangnya siap dan komitmen masyarakat terbangun wisata bahari ramah anak akan diluncurkan,” tukasnya.   (dani) 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI