Presiden: Kita Bukan Perang Demokrasi, Tapi Perayaan Demokrasi

| Senin, 22 Oktober 2018 | 00.39 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto-int
Mediaapakabar.com-Presiden Joko Widodo menyinggung kesibukan para caleg dan capres-cawapres menghadapi kampanye Pemilu 2019, saat memberikan sambutan di acara HUT Partai Golkar.

Jokowi berharap jangan hanya sibuk dengan rakyat saat Pileg."Kita harus turut di tengah-tengah rakyat menemui mereka. Jangan hanya pas mau pileg pilpres dekat dengan rakyat.

Hati-hati masyarakat sekarang melihat itu," ucap Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, sebgaimana dilansir dari Kumparan.com pada Minggu (21/10/2018).

Di hadapan para petinggi Golkar dan parpol koalisi itu, Jokowi meyakini Golkar --sebagai partai paling tua, bisa menjadi panutan dalam Pemilu 2019, sekaligus dalam menjaga pesatuan di tengah politik yang memanas."Apalagi pileg dan pilpres kita harus bersama-sama menunjukkan pada rakyat yang kita lakukan bukan perang demokrasi, melainkan perayaan demokrasi," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan tantangan bagi parpol untuk menghadapi persaingan Pemilu semakin berat, terutama tugas mengembalikan kepercayaan masyarakat.

" Dan itu tidak akan terjadi kalau politikus kita terus mengisi ruang publik dengan caci maki, saling fitnah, adu hoaks. Semua itu justru semakin akan memperlebar jarak rakyat dan parpol. Hati hati," tegasnya. (dani)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI