Peserta Dari NAD Unggul Pada Syarhil Quran

| Rabu, 10 Oktober 2018 | 21.24 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:

Mediaapakabar.com-Persaingan para peserta pada cabang Syarhil Quran yang begitu ketat, ternyata menghasilkan peserta puteri bernomor 037 dari Provinsi NAD dengan skor 91,5 berlangsung di UIN Sutomo Medan pada Selasa (09/10/2018). 

Untuk sementara peserta tersebut berada di puncak mengungguli peserta nomor 012 dari Provinsi Banten yang meraih skor 90,33 dan peserta nomor 026 Provinsi Sumatera Utara dengan skor 90,17.
Dikatakan, persiapan yang dilakukan dengan sebaiknya lewat latihan rutin selama hampir sebulan lebih.
" Kami latihan setiap hari dan Alhamdulillah sudah selesai dan memberikan penampilan terbaik," ujarnya kepada wartawan.
Untuk perolehan skor tertinggi pada hari ketiga perlombaan cabang Syarhil Quran, Intan mensyukuri dan hasil akhir diserahkan pada Allah SWT. 
" Kami berserah diri pada Allah, karena mendapatkan skor tertinggi, pun kami tidak menduga sebelumnya. Yang pasti kami hanya ingin memberikan penampilan terbaik sesuai dengan arahan pelatih dan Pemerintah Provinsi Aceh," ungkapnya.
Sementara untuk hasil akhir pada perlombaan cabang Syarhil Quran, menurut Fakhruddin bisa masuk final dan menjadi pemenang.
" Tapi tetap semuanya kami serahkan pada Allah SWT. Apapun hasilnya harus kami syukuri yang terpenting sudah memberikan penampilan terbaik,” pungkasnya.
Membawa tema “Keberagaman Dalam Perspektif Islam”, peserta puteri Intan Novia sebagai pensyarah, Mildawati Qari dan Izzatul Munnah sebagai saritilawa, tampil percaya diri dengan intonasi suara sempurna dan menyelesaikan penampilan dengan waktu 19 menit.
Intan mengatakan, dengan membawakan materi yang terpilih tersebut sangat dikuasi dengan tim. Karena melihat kondisi negara Indonesia yang memiliki keberagaman baik agama, suku dan adat istiadat. Dimana Islam menjunjung tinggi toleransi dan silaturahmi sehingga jangan sampai ada perpecahan akibat perbedaan.
" Kami menguasai isi materi sehingga tidak membuat gugup saat tampil tadi," ucapnya.
Pelatih peserta Syarhil Quran Provinsi Aceh, Fakhruddin menyatakan rasa bahagia dan syukur karena salah satu peserta binaan dapat melampaui peserta lain untuk sementara. Hasil tersebut diperoleh dari kerjasama, latihan hingga seleksi ketat hingga dapat tampil maksimal.
" Dari seleksi peserta kami sudah sangat selektif hingga akhirnya terpilih peserta terbaik ini. Latihan juga kami lakukan tiap hari dengan mengutamakan penguasaan isi materi dan power suara," paparnya.
Untuk hari ketiga cabang Syarhil Quran di UINSU Sutomo, diperlombakan sebanyak 16 peserta yakni Provinsi Lampung, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Jambi, Jawa Tengah, Papua, Sumatera Selatan, Maluku Utara, Gorontalo, Papua Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Propinsi DI Yogyakarta.  (joel)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI