Ini Penyebab Kunjungan Wisatawan ke Tongging, Kawasan Danau Toba Menurun

| Senin, 01 Oktober 2018 | 10.04 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kawasan wisata Tongging, Danau Toba. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Dari berbagai lokasi wisata di kawasan Danau Toba, Tongging di Kec. Merek, Kab. Karo, merupakan salahsatu tujuan andalan wisatawan di Sumatera Utara. Tak hanya domestik, wisatawan mancanegara pun acapkali juga berkunjung.

Di samping memiliki jejeran bukit indah, air terjun Sipiso-piso yang eksotik, Desa Tongging juga memiliki pemandangan menakjubkan untuk memanjakan mata wisatawan.

Sayang, meski sudah memiliki nama besar dan cukup terkenal, dalam beberapa bulan terakhir, Tongging seolah kehilangan daya pikat.

Alhasil, situasi inipun mempengaruhi pendapat warga sekitar yang biasa menopang hidup dari kunjungan wisatawan.

Tingkat hunian penginapan dan warung makanan yang menjadi mata pencaharian, kini sepi sehingga berimbas terhadap penghasilan.

“Waduh..sangat jauh sekali berkurang wisatawan. Apalagi dalam 3 bulan terakhir” keluh Rusmiani Sagala pedagang di sekitar Tongging, seperti yang dilansir Pojoksumut.com, Minggu (30/9/2018).

Wanita 56 tahun yang sudah berjualan di tepian Danau Toba sejak 10 tahun lalu itu mengaku sangat kewalahan akibat menurunnya jumlah wisatawan ke Tongging.

“Biasa hari libur padat pengunjung disini. Itu biasa mulai akhir pekan begini. Tapi sekarang sepi sekali. Mungkin karena faktor perekonomian juga” ungkapnya.

Untuk mengatasi situasi tersebut, pihak Lembaga Pariwisata Majelis Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kab. Karo bersama warga, mulai memutar otak untuk kembali menarik kehadiran wisatawan. Salahsatunya dengan melakukan Bakti Sosial Sadar Wisata.

“Sebagai tahap awal kami berinisiatif melakukan pembersihan di jalur masuk Tongging yang selama ini dipenuhi semak belukar” terang Ketua Lembaga Pariwisata MPC Pemuda Pancasila Kab. Karo, Ferry Andrianus Sipakkar.

Sebagai bentuk peran serta dalam kegiatan Bakti Sosial Sadar Wisata ini, ormas tersebut pun mengerahkan sekitar 50 orang anggotanya.

“Selain membersihkan rumput dan lalang yang sudah mengganggu jalur lintas Tongging, kami juga menyiapkan puluhan tong sampah yang akan ditempatkan mulai dari jalur masuk sampai ke tepian danau. Kita berupaya pekerjaan ini bisa secepatnya selesai sehingga wajah Tongging berubah lebih cantik” jelasnya.

Lewat sinerji dengan masyarakat, Ferry berharap ke depan Tongging bisa kembali menjadi tujuan utama wisata andalan di Sumatera Utara.

“Semoga Tongging ini bisa kembali bergairah dan jumlah wisatawan yang datang akan terus meningkat” harapnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI