Ejekan 'Pasukan Gajah' Jadi Penyebab Pelaku dengan Sadis Bantai Satu Keluarga di Deliserdang

| Selasa, 23 Oktober 2018 | 09.57 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Deliserdang. Foto: Ig Polda Sumut
Mediaapakabar.com - Motif pembunuhan satu keluarga di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dilatarbelakangi karena pelaku dendam karena tak terima sering diejek korban.

“Pengakuan tersangka R kepada petugas bahwa penculikan dan pembunuhan ini terjadi berawal dari saling ejek antara korban dan pelaku. Dimana korban selalu mengejek kepada para pelaku dengan kata-kata pasukan gajah datang. Sedangkan pelaku membalas mengejek korban dengan kata-kata tuyul terhadap korban,” ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya di RS Bhayangkara Medan, Senin (22/10/2018) sore.

Diutarakan Agus, dalam kasus ini tim gabungan dari Direktorat Reskrimum Polda Sumut bersama Polres Deliserdang berhasil menangkap 4 orang pelaku pembunuhan yakni A, R, DN dan Y.

“Otak pelaku adalah A dibantu R dan DN yang membuang jasad korban ke sungai. Sedangkan Y berperan menyembunyikan barang bukti sangkur dan senjata api,” beber Kapolda seperti yang dikutip dari Instagram Polda Sumut.

Ia menambahkan, selain berhasil menangkap para pelaku pembunuhan satu keluarga polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa senjata api rakitan lengkap dengan pelurunya, satu sangkur, pisau, tali yang digunakan untuk mengikat korban, pakaian, satu unit sepeda motor dan mobil yang digunakan untuk membawa korban.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 340 junto 338 dengan ancaman hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup,” pungkasnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI