Cerita Rini Puspitawati Wanita Pemandu Lagu dari Janda Pelakor Hingga Tewas Kecelakaan

| Minggu, 21 Oktober 2018 | 17.16 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Rini Puspitawati alias Rini Puspita. Foto: Istimewa
Mediaapakabar.com - Nyawa Rini Puspitawati alias Rini Puspita alias Rindu Puspita (26) tak tertolong. Model cantik berusia 26 tahun ini meninggal setelah mengalami koma selama tujuh hari.

Pengemudi mobil jenis Honda CR-V yang menjadi korban kecelakaan tragis di jurang sedalam 200 meter di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, itu meninggal pada Sabtu (20/10/2018).

Kecelakaan yang dialami Rini Puspita pada Sabtu (13/10) sempat menjadi perbincangan ramai di jagad maya.

Selain karena kecantikannya, janda satu anak itu juga jadi sorotan lantaran disebut-sebut sebagai pelakor alias perebut laki orang.

Rini mengalami kecelakaan bersama teman prianya, Ragil Supriyanto. Ragil sendiri sudah memiliki istri dan anak. Sehari-harinya, Ragil bekerja sebagai kontraktor proyek.

Ragil meninggal di lokasi kejadian saat kecelakaan. Sementara Rini mengalami luka yang cukup serius. Rini patah tulang dan pendarahan otak.

Melansir Pojoksatu.id, Rini Puspita adalah warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Rini merupakan anak kedua dari dua bersaudara.

Rini Puspitawati. Foto: Facebook

Namun pernikahan Rini Puspitawati kandas di tengah jalan. Ia pun menjadi single parent atau janda.

Rini Puspitawati menjadi anak yatim sejak masih kanak-kanak. Sang ayah meninggal saat usia Rini masih belia.

Sejak kecil hingga dewasa, Rini diasuh dan dibesarkan oleh ibunya, Marsini (55).

“Ayah kami sudah meninggal dunia sejak kami kecil. Selama ini yang menghidupi kami ya ibu,” ujar Wiwik, kakak kandung Rini.

Rini hanya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMP, kemudian bekerja. Awalnya, dia bekerja sebagai sales teh, kemudian pernah menjadi model hingga bekerja sebagai pemandu lagu (PL) di sebuah kafe terkenal.

Sejak menjadi PL, kehidupan Rini berubah drastis. Gaya hidupnya tak kalah dari model papan atas.

Di akun media sosial pribadinya, Rini kerap memposting aktivitasnya. Ia sering bepergian dengan menggunakan mobil. Hanya, dia belum memiliki SIM A.

Kendati Rini hidup berkecukupan, keluarga tak tahu banyak tentang pekerjaan Rini. Setahu keluarga, Rini hanya bekerja di Ngawi sebagai sales teh. Keluarga tak tahu jika Rini bekerja sebagai pemandu lagu atau LC.

Di lingkungan keluarga, Rini termasuk sosok tertutup. Banyak hal tentang Rini yang tidak diketahui oleh keluarga.

Keluarga juga tak tahu tentang hubungan Rini dengan pria beristri bernama Ragil.

Hubungan perselingkuhan Rini dan Ragil diungkap oleh Lina, kakak kandung Tina Hayati, istri Ragil.

Lina mengatakan, Tina mengetahui suaminya, Ragil selingkuh sejak lama. Tina sempat mengira Ragil sudah insaf. Namun sehari sebelum kejadian, Tina kembali memergoki suaimnya selingkuh dengan Rini.

“Sehari sebelum kecelakaan, Tina cerita bahwa suaminya selingkuh dengan PL karena menemukan tiket Mojosemi Park dan bukti pembayaran hotel Mojosemi,” ucap Lina.

Meski marah, Tina berusaha tegar. Ia tetap mendoakan suaminya selamat dan tidak ditinggal mati.

“Kata adik saya, biar suami saya selingkuh, asal tidak ditinggal mati. Tapi kok kejadiannya seperti ini,” tambah Lina. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI